Kesehatan Anak

Berbahayakah Gula pada Susu Anak?

dr. Kartika Mayasari, 12 Nov 2015

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Banyak orangtua bertanya-tanya, apakah gula pada susu sesuai dengan kebutuhan ataukah malah bisa berdampak buruk? Simak pembahasannya oleh dr. Kartika Mayasari berikut.

Berbahayakah Gula pada Susu Anak?

KlikDokter.com – Susu merupakan asupan pelengkap yang cukup penting untuk mendukung pertumbuhan anak. Namun, banyak ibu khawatir dengan porsi gula tambahan pada susu. Apakah sesuai dengan kebutuhan anak ataukah malah berdampak buruk bagi kesehatan?

Gula tambahan yang dimaksud adalah semua bahan gula yang ditambahkan dalam makanan dan minuman selama proses produksi, pengolahan, atau sebelum konsumsi (gula yang tidak terdapat dalam makanan secara alami). Apa pun bahannya, gula yang ditambahkan dalam makanan dan minuman pada dasarnya sama dari sudut pandang gizi.

Jika Anda ingin membeli susu, pilihlah kandungan gula yang sesuai rekomendasi batasan konsumsi bagi anak-anak. Pada bulan Agustus 2009, American Heart Association (AHA) memberikan rekomendasi tersebut, yakni:

  • Anak usia presekolah: 4 sendok teh (16 gram) dalam sehari.
  • Anak usia 4-8 tahun: 3 sendok teh (12 gram) dalam sehari.
  • Anak usia preremaja dan remaja: 5-8 sendok teh (20-32 gram) dalam sehari.

Rekomendasi AHA tersebut berlaku hanya untuk gula tambahan, bukan gula alami yang terdapat dalam makanan karbohidrat kompleks seperti buah-buahan, serealia, dan susu rendah lemak. Anak masih tetap membutuhkan karbohidrat (gula) sebagai energi untuk belajar, bermain, dan beraktivitas. Sehingga makanan dengan karbohidrat kompleks tidak dihilangkan dari menu makanan sehari-harinya.

Bahaya gula
susu anak
Gula Pada Susu Anak