Sehat dan Bugar

Berenang Setelah Makan Bikin Kram, Benarkah?

dr. Muhammad Isman S, 07 Jan 2022

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Berenang setelah makan memang tidak disarankan. Sebaiknya dianjurkan tunggu beberapa saat sebelum kembali menceburkan diri. Berikut alasannya.

Berenang Setelah Makan Bikin Kram, Benarkah?

Berenang merupakan salah satu jenis olahraga yang cukup populer di masyarakat. Selain murah karena bisa dilakukan di berbagai lokasi, berenang juga bermanfaat bagi kesehatan.

Berbeda dengan beberapa jenis olahraga lain, berenang mengharuskan Anda untuk menggerakkan seluruh tubuh. Selain itu, olahraga ini juga cocok dilakukan oleh siapa saja, bahkan pada saat Anda sedang cedera.

Namun, ada satu kepercayaan yang mengatakan bahwa berenang setelah makan sangat berbahaya. Anggapan semacam itu menyebutkan, langsung berenang setelah makan dapat menyebabkan kram otot karena perut dalam kondisi penuh.

Kondisi tersebut meningkatkan risiko seseorang tenggelam. Benarkah anggapan itu? Berikut penjelasannya.

Artikel Lainnya: Apakah Berat Badan Bisa Turun dengan Berenang?

1 dari 2

Risiko Kram Akibat Berenang Setelah Makan

Berenang setelah makan dianggap berbahaya karena dipercaya menyebabkan kram di perut. Rasa kram itu akan membuat Anda tidak dapat berenang dengan baik dan berisiko mengalami tenggelam.

Kram terjadi ketika otot berkontraksi secara tidak terkendali dan memicu rasa tidak nyaman. Kram biasanya muncul sebagai akibat dari kelelahan dan dehidrasi otot. Selain itu, kram juga bisa disebabkan oleh menurunnya aliran darah ke sel-sel otot.

Perlu diketahui, setelah makan, energi akan difokuskan ke saluran cerna. Oleh karena itu, aliran darah yang menuju ke sana akan diutamakan dan mengorbankan aliran darah yang menuju ke otot. Hasilnya, aliran dari ke otot akan menurun dan beresiko membuat otot anda kram.

Kram juga dapat terjadi pada otot diafragma yang dikenal sebagai stitches atau exercise-related transient abdominal pain.

Artikel Lainnya: Apakah Berenang Bisa Mencegah Osteoporosis? 

Stitches diketahui lebih berisiko dialami oleh atlet yang makan besar antara satu hingga dua jam sebelum bertanding.

Berbagai teori di atas berusaha menjelaskan mengapa berenang setelah makan itu berbahaya. 

Namun menurut American Academy of Pediatrics atau American Red Cross, hingga saat ini belum ada laporan kasus tenggelam yang disebabkan oleh perut yang penuh. 

Selain itu, institusi tersebut juga tidak memberikan saran jarak waktu ideal dari makan hingga berenang.

Beberapa atlet renang justru akan mengonsumsi makanan dalam jumlah yang sedikit sebelum mereka bertanding guna memberikan energi.

Maka dari itu, anggapan bahwa berenang setelah makan itu berbahaya masih belum memiliki landasan yang kuat.

Artikel Lainnya: Ini Sederet Manfaat Berenang untuk Lansia

2 dari 2

Perhatikan Ini Jika Mau Berenang Setelah Makan

Kendati belum ada bukti valid bahwa berenang sehabis makan dapat menyebabkan kram, Anda harus tetap berhati-hati.  

Pasalnya, perut yang penuh saat berolahraga dapat memicu sejumlah keluhan. Beberapa di antaranya seperti rasa tidak nyaman hingga muntah.

Maka, langkah pertama yang harus dilakukan agar tidak mengalami kram adalah jangan mengonsumsi makanan terlalu banyak sebelum berenang.

Disarankan untuk mengonsumsi makanan ringan yang mengandung energi. Dengan begitu, lambung tidak akan terlalu penuh, tetapi ada sumber energi yang siap digunakan saat berenang.

Kedua, lakukan pemanasan dan peregangan yang cukup sebelum berenang. Salah satu penyebab kram otot adalah melakukan aktivitas berat secara tiba-tiba tanpa melakukan pemanasan terlebih dahulu. 

Salah satu teknik peregangan yang baik dilakukan sebelum berenang adalah torso twist stretch.

Langkah terakhir yang bisa dilakukan untuk mencegah kram saat berenang adalah memperkuat otot punggung dan perut. 

Semakin kuat otot perut dan punggung, maka semakin rendah kemungkinan Anda mengalami kram perut.

Itu dia penjelasan seputar anggapan bahaya berenang setelah makan. Untuk tahu informasi kesehatan lainnya Anda dapat membaca artikel di aplikasi KlikDokter.

(OVI/JKT)

Berenang
Kram