Diet dan Nutrisi

Konsumsi Sayuran Beku Itu Sehat Atau Tidak, Ya?

Aprinda, 10 Mei 2023

Ditinjau Oleh dr. Theresia Yunita

Sayuran beku memang lebih praktis disajikan. Namun apakah menyehatkan jika dibandingkan dengan sayuran segar?

Konsumsi Sayuran Beku Itu Sehat Atau Tidak, Ya?

Dalam pedoman gizi seimbang, kamu dianjurkan untuk mengonsumsi 250 gram sayuran. Ini setara dengan 2,5 gelas sayur yang telah dimasak dan ditiriskan. 

Selain sayur segar yang dibeli di pasar, tersedia juga sayuran beku yang sudah dikemas per jenis atau dikombinasikan. Sayuran beku kerap kali menjadi pilihan karena dinilai lebih praktis. Kamu tidak perlu lagi mengupas kulitnya dan memotongnya menjadi bagian yang lebih kecil, sehingga lebih cepat diolah menjadi menu makan favorit.

Meski praktis, apakah sayuran beku (frozen vegetable) ini sehat dikonsumsi? Yuk, simak penjelasan dr. Theresia Rina Yunita mengenai hal ini!

Perbandingan Nutrisi Sayuran Beku dengan Sayuran Segar

Sayuran beku tetap menyimpan banyak nutrisi karena dibekukan segera setelah dipanen. Di sampaikan oleh dr. Theresia, “Frozen vegetables (sayuran beku) yang sedang tren saat ini, sebenarnya tidak mengalami banyak perubahan pada kandungan gizi di dalamnya. Walaupun pasti ada yang berkurang, misalnya vitamin dan mineral.”

Dikutip dari laman Health Line, berikut berbagai perbedaan kandungan nutrisi antara sayuran beku dengan sayuran segar:

  • Kandungan vitamin B2 (riboflavin) pada brokoli beku lebih tinggi ketimgang brokoli segar. 
  • Kacang polong beku lebih rendah vitamin B2 bila dibandingkan kacang polong segar.
  • Kandungan beta karoten pada wortel, kacang polong, dan bayam lebih rendah jika dibekukan.
  • Vitamin C dan vitamin B1 yang terkandung pada sayuran beku mengalami penurunan
  • Jumlah antioksidan kangkung beku lebih tinggi ketimbang kangkung segar

Artikel Lainnya: 12 Hal yang Terjadi pada Tubuh Akibat Kurang Makan Sayur

Apakah Sayuran Beku Sehat Dikonsumsi?

Antara sayuran segar dengan sayuran beku, mana yang sebaiknya kamu pilih? Jawabannya, tetap sayuran segar. Pasalnya, makanan yang dibekukan ini nantinya akan mengalami proses pengolahan, seperti pemanasan yang juga mengurangi nutrisi. 

Jadi, terlalu banyak melewati proses pengolahan bisa membuat makanan semakin berkurang nutrisinya.  

Namun dr. Theresia mengungkapkan, ”Ini tidak perlu dikhawatirkan. Sayuran beku tetap boleh dikonsumsi dan memiliki manfaat kesehatan sama seperti sayur segar asal diolah secara sehat dan dikonsumsi sesuai porsi.” 

Artikel Lainnya: Merebus Sayuran Terlalu Lama Berbahaya bagi Tubuh?

Namun, Tetap Perhatikan Hal-Hal Ini

Walaupun tetap sehat, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan dalam memilih, menyimpan, dan mengolah sayuran beku. 

Saat memilih sayuran beku, penting untuk memeriksa label bahan dengan hati-hati. Sebagian besar sayuran beku bebas dari aditif dan pengawet, tapi beberapa di antaranya mungkin mengandung tambahan gula atau garam.

Beberapa sayuran beku juga dapat dipasangkan dengan saus atau campuran bumbu siap saji, yang dapat menambah rasa tetapi dapat meningkatkan jumlah natrium, lemak, atau kalori.

Jika kamu sedang menurunkan berat badan, sebaiknya tidak memilih sayuran beku yang mengandung topping berkalori tinggi, seperti mentega, bawang putih, saus keju, atau kuah daging.

Ini juga menjadi perhatian untuk pengidap hipertensi. Selalu periksa kandungan natrium dari sayuran beku dengan hati-hati dan pilih produk tanpa tambahan garam.

Dokter Theresia menyarankan, “Jangan terlalu lama menyimpan sayuran beku di freezer. Sebaiknya juga tidak menyetok banyak-banyak di kulkas.”

Artikel Lainnya: Makan Kol Goreng Memang Nikmat, Tapi Ada Dampaknya Tidak Ya?

Ingin tahu lebih banyak informasi seputar nutrisi dan gizi makanan? Download aplikasi KlikDokter dan dapatkan berbagai informasi untuk bantu #JagaSehatmu. Gunakan juga layanan Tanya Dokter di aplikasi KlikDokter agar kamu bisa konsultasi dengan dokter lebih mudah dan cepat!

(NM)

sayuran hijau
Sayur
sayuran beku
  • Health Line. Diakses 2023. Are Frozen Vegetables Healthy?
  • Kemenkes RI. Diakses 2023. Pedoman Gizi Seimbang