HomeGaya hidupDiet dan NutrisiBuncit Gara-gara Fast Food, Kok Bisa?
Diet dan Nutrisi

Buncit Gara-gara Fast Food, Kok Bisa?

dr. Adeline Jaclyn, 16 Jun 2022

Ditinjau oleh Tim Medis Klikdokter

Icon ShareBagikan
Icon Like

Hati-hati perut buncit buat kamu yang sering makan makanan cepat saji atau fast food? Yuk, cari tahu di sini bagaimana fast food bisa menyebabkan perut buncit!

Buncit Gara-gara Fast Food, Kok Bisa?

Kalau lagi bingung mau makan apa, makanan cepat saji biasanya langsung terlintas di benak. Memang praktis dan enak, tapi makanan cepat saji bisa bikin perut buncit, lho

Fast food juga mencakup junk food. Kandungan garam, gula, kalori, dan lemak di dalamnya tinggi meski porsinya kecil, serta minim nutrisi. 

Umumnya kebutuhan kalori per hari adalah 2.000 untuk wanita dan 2.500 untuk pria. Jumlah ini seharusnya dibagi menjadi 3 kali makan besar dan 2 kali makan kecil atau selingan. 

Saat kamu membeli paket kecil berisi 1 burger, 1 kentang goreng, dan 1 soda, totalnya bisa mencapai 1.000 kalori. Jika memesan porsi besar atau ada tambahan makanan penutup, totalnya bisa mencapai 1.500 bahkan 2.000 kalori, setara jumlah kebutuhan kalori per hari.

Dengan mengonsumsi fast food, jangan kaget bila jumlah kalori yang kamu makan per hari bisa berkali-kali lipat! Akibat makan makanan cepat saji, perut kamu bisa jadi buncit.

Artikel lainnya: Suka Makan Fast Food? Ini Tips Sehatnya

Benarkah Fast Food Sebabkan Buncit?

Banyak penelitian yang sudah menemukan pengaruh buruk makanan cepat saji pada perut buncit. Kalori yang terlalu berlebihan akan disimpan menjadi lemak di dalam tubuh dan berujung pada perut buncit. 

Selain memiliki kalori yang sangat tinggi, fast food juga mengandung lemak yang tidak sehat. Lemak yang tidak sehat seperti lemak jenuh dan lemak trans juga menyebabkan perut buncit.

Jenis Makanan Cepat Saji yang Bikin Buncit 

Di bawah ini beberapa makanan penyebab perut buncit yang harus kamu perhatikan jumlah konsumsinya:

1. Makanan Manis 

Contoh makanan manis yang bisa bikin perut buncit misalnya cokelat dan permen. Cokelat yang cenderung tidak baik untuk kesehatan bila dimakan terlalu banyak adalah cokelat susu.

Memang tidak semua cokelat buruk. Dark chocolate justru sangat baik untuk kesehatan. Namun, tetap konsumsi dalam porsi yang kecil dan tidak berlebihan, ya.

Artikel lainnya: Waspada, Inilah Deretan Penyakit Akibat Junk Food

2. Alkohol 

Minuman beralkohol yang diminum dalam jumlah kecil hingga sedang seperti anggur merah dinilai dapat menurunkan risiko penyakit jantung

Meskipun begitu, alkohol yang diminum berlebihan sangat berkaitan dengan peningkatan berat badan, serta risiko kanker dan penyakit hati. 

3. Soda 

Penelitian menunjukkan, soda dapat meningkatkan simpanan lemak pada perut. Hindari terlalu banyak minum minuman penyebab perut buncit ini, ya.

4. Keripik Kentang

Potato chips atau keripik kentang mengandung lemak jenuh yang dapat menyebabkan perut buncit. Selain itu, keripik kentang juga dapat mengandung tinggi garam yang menyebabkan kembung. 

Artikel lainnya: Daftar Makanan yang Buat Kecerdasan Anak Terhambat

Tips Mengurangi Konsumsi Makanan Cepat Saji

Fast food memang punya rasa yang sangat lezat dan bikin ketagihan. Tapi ingat, kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji dapat berujung pada penyakit-penyakit berbahaya, seperti penyakit jantung, hipertensi, dan diabetes

Segala penyakit berbahaya itu sangat mungkin diawali dengan gejala perut buncit. Maka dari itu, buatlah pilihan yang benar untuk makanan sehari-hari, olahraga rutin, dan kelola stres dengan baik. #JagaSehatmu!

Tak perlu bingung cari info makanan sehat yang lengkap dan akurat, download aplikasi KlikDokter saja. Kamu juga bisa langsung konsultasi dokter online gratis.

(FR/JKT)

Referensi 

Healthline. Diakses 2022. 11 Things That Make You Gain Belly Fat

Makanan Cepat SajiPerut BuncitFast Food

Konsultasi Dokter Terkait

Tanya Dokter