Sukses

7 Jenis Olahraga Agar Cepat Hamil

Salah satu kunci agar cepat hamil adalah dengan berolahraga. Jenis olahraga apa yang bagus untuk meningkatkan kesuburan?

Klikdokter.com, Jakarta Anda dan pasangan sedang mempersiapkan diri untuk memiliki anak? Tentu Anda sudah tahu, penerapan gaya hidup sehat sangat disarankan agar cepat hamil. Salah satunya dengan berolahraga secara teratur. Lalu, olahraga seperti apa yang bagus untuk meningkatkan kesuburan?

Olahraga & Kesuburan Wanita

Ternyata, manfaat olahraga bagi kesuburan wanita sudah banyak diteliti. Menurut studi, olahraga teratur dapat meningkatkan fungsi kesuburan wanita. Bahkan, wanita yang berolahraga 30 menit atau lebih setiap hari, memiliki risiko lebih rendah mengalami infertilitas akibat gangguan ovulasi.

Olahraga juga dapat memperbaiki metabolisme dan sirkulasi darah. Jika dilakukan secara rutin, maka dapat meningkatkan produksi hormon yang membantu pertumbuhan sel telur.

Selain itu, olahraga juga dapat mengurangi stres. Kondisi stres tentunya dapat menurunkan kemungkinan pembuahan.

Namun, beberapa studi lain yang dilakukan pada atlet, menemukan bahwa olahraga berlebihan juga tidak baik. Olahraga ekstrem lebih dari satu jam sehari, misalnya, dapat menurunkan produksi hormon yang menstimulasi fungsi ovarium.

Akibatnya, terjadi gangguan ovulasi. Risiko ini meningkat sejalan dengan durasi dan intensitas olahraga.

Kesimpulannya, sebaiknya lakukan olahraga dengan intensitas sedang dan durasi yang sesuai, sehingga fungsi kesuburan berjalan optimal. Untuk wanita disarankan berolahraga selama 150 menit per minggu (5 hari dalam seminggu dengan durasi 30 menit).

Pilih Olahraga untuk Anda

Jangan sampai jenis olahraga yang dipilih salah atau kurang cocok untuk kebutuhan Anda. Apabila ingin cepat hamil atau meningkatkan kesuburan, jenis olahraga yang baik untuk Anda adalah:

  • Jogging ringan, 5 kali seminggu dengan durasi 30-60 menit.
  • Yoga.
  • Menari.
  • Zumba, 2-3 kali per minggu.
  • Aerobik, 2-3 kali per minggu.
  • Bersepeda.
  • Berenang.

Jenis olahraga yang sebaiknya dihindari:

  • Bikram yoga/-hot yoga.
  • Core strength training setelah ovulasi, termasuk core Pilates.
  • Olahraga 7 kali seminggu dengan durasi 45-60 menit.
  • Olahraga lebih dari 1 jam.
  • Olahraga dengan intensitas tinggi (lari, gimnastik, balet, dll).

Selain hal- hal di atas, ada beberapa saran yang harus diperhatikan oleh wanita yang kelebihan berat badan. Seperti perlunya mengurangi konsumsi kalori harian dan tingkatkan olahraga secara bertahap hingga mencapai body mass index (BMI) ideal. Anda juga sebaiknya menargetkan olahraga kardio 60 menit per hari, dan olahraga strength-training 3 kali seminggu dengan durasi 30 menit.

Bagaimana dengan wanita yang memiliki berat badan di bawah rata- rata? Sebaiknya, tingkatkan asupan kalori Anda hingga mencapai BMI normal atau persentase lemak tubuh 12%. Bila Anda berolahraga 5 hari atau lebih per minggu, sebaiknya kurangi durasi olahraga menjadi 3 kali per minggu.

Sedangkan untuk wanita dengan BMI normal, Anda dapat memertahankan durasi olahraga kurang lebih 1 jam per hari. Bila siklus haid tidak teratur atau belum hamil setelah beberapa bulan, jangan tambah durasi olahraga Anda. Lebih baik, konsultasikan diri Anda dan pasangan ke dokter kandungan.

Banyak sekali manfaat yang didapat dari olahraga, terutama bagi wanita yang ingin cepat hamil. Jadi, jangan malas olahraga mulai sekarang, ya!

[RS/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar