Sukses

Tips Melatih Kemampuan Motorik Si Kecil

Setiap orang tua perlu memantau dan tahu tips melatih kemampuan motorik Si Kecil. Semua lengkap dibahas di sini!

Klikdokter.com, Jakarta Kemampuan motorik kasar maupun halus adalah dua di antara beberapa aspek perkembangan Si Kecil yang harus selalu dipantau. Untuk memastikannya, ada beberapa tips untuk melatih kemampuan motorik Si Kecil yang bisa orang tua terapkan.

Perkembangan motorik adalah koordinasi antara susunan saraf pusat, otot, otak, dan saraf tulang belakang. Perkembangan ini akan meningkat sejalan dengan kematangan saraf otak dan otot Si Kecil.

Setiap gerakan, sesederhana apa pun, adalah hasil pola interaksi yang kompleks dari berbagai bagian dan sistem dalam tubuh yang dikontrol oleh otak.

Perkembangan motorik terbagi menjadi dua, yaitu motorik kasar dan motorik halus.

Pada motorik kasar, perkembangannya meliputi gerakan tubuh yang menggunakan otot-otot besar atau sebagian besar, atau seluruh anggota tubuh yang dipengaruhi oleh kematangan anak. Misalnya berjalan, berlari, atau melompat.

Sementara itu, kemampuan motorik halus adalah aspek perkembangan yang berhubungan dengan gerakan yang melibatkan otot-otot kecil, tetapi perlu koordinasi yang cermat (koordinasi mata-tangan) seperti mengamati, menjumput, menulis, menggunting, mengikat tali, menyusun balok, dan sebagainya.

Kemampuan itu semua berkontribusi dalam membuat Si Kecil lebih mandiri untuk melakukan banyak hal.

Tahapan perkembangan motorik sekaligus tips untuk melatihnya

Bunda wajib tahu tahapan atau fase perkembangan motorik Si Kecil, lalu libatkan ia dalam berbagai bentuk aktivitas. Lebih jelasnya, simak penjelasannya di bawah ini.

0-3 bulan

Pada usia ini, perkembangan motorik kasar Si Kecil mulai berkembang, bisa terlihat dari Si Kecil yang mulai mengangkat kepala dan belajar menggenggam jemari.

Untuk melatihnya, Bunda bisa meletakkan cermin di depan Si Kecil. Ajarkan ia cara mengangkat kepala, sehingga ia mau belajar mengangkat kepalanya sendiri.

Selain itu, Bunda bisa melatih kemampuan motorik halusnya dengan memberikan sentuhan halus dengan membantu membuka kepalan tangannya.

4-6 bulan

Perkembangan motorik kasar Si Kecil terlihat dari usahanya untuk memiringkan badan ke kanan dan kiri, tengkurap, atau menggulingkan badan.

Sementara itu, kemampuan motorik halus berkembang saat Si Kecil mulai meraih mainan atau benda di sekitarnya. Bunda bisa melatih kemampuan motorik halus ini dengan membunyikan mainan di sisi kiri dan kanannya, sehingga ia mau berguling dan tengkurap mengikuti arah bunyi.

Selain itu, Bunda juga bisa memberikan mainan dengan warna-warna menarik, sehingga ia tertarik untuk mengambil mainannya tersebut.

7-9 bulan

Perkembangan motorik kasar Si Kecil di usia ini mulai berkembang pesat, terlihat dengan kemahirannya untuk mulai merangkak, duduk, dan belajar berdiri. Ini bisa dilatih dengan meletakkan mainan di depannya, sehingga ia mau bergerak untuk mengambilnya.

Kemampuan motorik halus Si Kecil juga mengalami perkembangan, yang bisa dilihat dengan kemampuannya dalam menyusun balok-balok besar atau mengambil benda dengan kuat di sekitarnya.

Latih kemampuan ini dengan menyesuaikannya saat sedang makan, misalnya memberikan makanan yang mudah digenggam, digigit, dan dikunyah seperti finger food.

Ya, pemberian finger food tak hanya dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi Si Kecil, tetapi juga dapat merangsang kemampuan motorik halusnya.

Bunda bisa memberikan Si Kecil Milna Biskuit Bayi Finger, yang memiliki tiga manfaat utama.

Pertama adalah gampang larut (tekstur lembut berpori, sehingga mudah larut dan Si Keci tidak tersedak). Lalu kedua adalah bergizi lengkap (mengandung 10 vitamin serta 5 mineral, serta tinggi kalsium, zat besi, vitamin E, dan vitamin A yang penting untuk tumbuh kembangnya). Ketiga dan yang tak kalah penting adalah dapat menstimulasi gigi (karena bentuknya yang mendukung).

Karena bisa dengan mudah digenggam Si Kecil, Milna Biskuit Bayi Finger juga bisa dimanfaatkan untuk mengasah kemampuan motorik halus Si Kecil dalam meraih dan menggenggam benda-benda di sekitarnya.

Demikian tips melatih kemampuan motorik Si Kecil demi menyokong tumbuh kembangnya dengan sempurna. Sebagai catatan penting, Bunda perlu mengenali kelebihan atau jika sampai ada kekurangan dalam perkembangan motoriknya, baik kasar maupun halus, sedini mungkin. Sehingga, stimulasinya lebih optimal. Observasi perkembangannya setiap hari, sehingga bila ada gangguan atau keterlambatan, bisa diatasi sedini mungkin.

(RN/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar