Sukses

Pangkas Lemak dan Kolesterol Usai Libur Panjang dengan Olahraga Ini

Kaget dengan timbunan lemak dan kolesterol di tubuh usai libur panjang? Yuk, lakukan olahraga ini untuk mengatasinya.

Klikdokter.com, Jakarta Selama libur panjang, Anda mungkin terbuai dengan wisata kuliner dan absen dari olahraga yang biasa dilakukan. Hal ini pada akhirnya menyisakan timbunan lemak dan kolesterol dalam tubuh Anda. Tak perlu panik. Ada tiga jenis olahraga sederhana yang efektif untuk menurunkan kadar lemak dan kolesterol tersebut.

Penumpukan lemak dalam tubuh bisa diketahui dari bertambahnya berat badan. Sedangkan untuk mengetahui peningkatan kadar kolesterol, dibutuhkan pemeriksaan laboratorium. Bila keduanya Anda alami setelah liburan dalam jangka waktu yang panjang, segeralah mulai perencanaan untuk menjalankan gaya hidup sehat.

Sebab, bila tak segera diatasi, peningkatan kadar kolesterol dan lemak yang menumpuk dapat membuat Anda terserang berbagai jenis penyakit berbahaya.

Bahaya menumpuknya lemak dan kolesterol

Lemak dan kolesterol yang menumpuk pada dinding pembuluh darah dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah.

Ketika penyempitan sudah semakin parah, atau pembuluh darah tertutup akibat plak yang terpecah, maka aliran darah akan berhenti sama sekali. Hal ini bisa menyebabkan penyakit jantung koroner, stroke, dan penyakit pembuluh darah tepi.

Perlu Anda ketahui bahwa penyakit jantung koroner serta penyakit pembuluh darah lain akibat kolesterol merupakan penyebab kematian tertinggi di seluruh dunia. Sekitar 17 juta kematian per tahun disebabkan oleh kondisi tersebut.

Untuk itu, tangani segera kelebihan lemak dan kolesterol yang terjadi pada tubuh Anda. Beberapa jenis olahraga dapat Anda andalkan untuk membakar kalori tubuh, sehingga secara otomatis kadar lemak dan kolesterol juga berkurang.

Lakukan olahraga ini secara rutin

Olahraga sudah terbukti dapat mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, obesitas, dan osteoporosis. Faktanya, orang-orang yang berolahraga secara rutin diketahui memiliki risiko 50 persen lebih rendah untuk mengalami penyakit-penyakit tersebut.

Tak hanya itu, olahraga juga baik untuk kesehatan mental Anda, termasuk untuk mengelola stres. Bonusnya, stamina Anda akan meningkat karena tubuh terbiasa bergerak. Berikut adalah beberapa jenis olahraga aerobik yang efektif untuk menurunkan kadar lemak dan kolesterol setelah liburan usai:

  1. Lari atau joging

Lari atau joging adalah olahraga yang sangat mudah dilakukan. Anda hanya memerlukan sepasang sepatu olahraga, pakaian yang nyaman, dan tempat berlari yang aman, misalnya di jalanan perumahan yang sepi.

Berlari termasuk sebagai olahraga yang menahan beban tubuh, sehingga cukup efektif dalam membakar kalori. Menurut penelitian, seorang wanita dengan berat kurang lebih 60 kg dapat membakar 472 kalori selama 1 jam ketika berlari dengan kecepatan sedang (12 menit per mil). Satu mil sama dengan 1,6 km.

Semakin meningkat intensitas olahraga yang dilakukan, tentunya kalori tubuh yang terbakar juga akan bertambah. Berikut ini adalah rinciannya:

  • Berlari 10 menit per mil membakar 590 kalori per jam
  • Berlari 8 menit per mil membakar 797 kalori per jam
  • Berlari 6 menit per mil membakar 944 kalori per jam

Karena tubuh juga bekerja menopang beban berat badan ketika berlari, maka berlari juga sangat baik untuk membangun kekuatan tulang, sehingga dapat mencegah osteoporosis di kemudian hari. Dengan berlari, kesehatan jantung dan pembuluh darah juga akan terjaga, karena saat berlari, jantung akan terpicu untuk memompa lebih kencang.

Agar terhindar dari cedera, lakukan pemanasan yang baik. Selain itu, jangan menambah beratnya latihan secara mendadak, melainkan tambahkan intensitas lari secara bertahap. Misalnya saja Anda memulai dengan berlari sejauh 2 km, setelah terbiasa, Anda dapat menambahnya menjadi 5 km, dan seterusnya.

  1. Renang

Bila Anda memiliki masalah dengan sendi di area lutut atau pergelangan kaki, Anda dapat memilih olahraga renang. Ayunan tubuh saat berenang membuat Anda menggerakkan banyak otot di tubuh. Gaya renang yang berbeda akan memberikan fungsi pada area yang berbeda-beda pula.

Berita baiknya, olahraga renang akan menyegarkan pikiran dan Anda tak perlu resah karena keringat. Saat berenang, kalori yang terbakar akan sangat bervariasi, tergantung gaya renang dan kecepatan yang dilakukan.

Sebagai pedoman, gaya bebas yang dilakukan oleh seorang individu dengan berat badan sebesar 60 kg dapat membakar 590 kalori bila dilakukan dengan kecepatan cukup tinggi. Ketika kecepatan renang tergolong rendah, kalori yang dapat terbakar sebanyak 413 kalori per jamnya.

Bila renang dilakukan dengan santai dan dengan tujuan rekreasi, Anda tetap bisa membakar kalori sebanyak 354 kalori per jam.

  1. Bersepeda

Bersepeda juga merupakan olahraga yang tepat untuk dilakukan bagi Anda yang memiliki masalah sendi lutut. Hal ini dikarenakan beban ditumpukan pada bokong dan sendi pergelangan kaki.

Bersepeda baik untuk jantung dan pembuluh darah, termasuk membentuk otot kaki Anda. Keuntungannya, olahraga ini bisa dimasukkan sebagai bagian dari kesibukan Anda sehari-hari, misalnya dengan bersepeda untuk berangkat ke kantor (bike to work).

Hal yang menyenangkan dari bersepeda adalah Anda bisa mengeksplorasi lingkungan lebih jauh dan berolahraga sambil menikmati pemandangan. Sama seperti kedua olahraga sebelumnya, kalori yang terbakar dari olahraga bersepeda akan sangat bervariasi, tergantung kecepatan dan jenis sepeda Anda.

Untuk seseorang dengan berat badan 60 kg, bersepeda kurang dari 10 mil per jam dapat membakar 236 kalori per jam. Bersepeda menggunakan sepeda statis dengan kecepatan sedang akan membakar 413 kalori per jam. Dan bila sepeda statis dijalankan dengan intensitas berat, Anda dapat membakar hingga 738 kalori per jam.

1 dari 2 halaman

Dukung dengan asupan yang tepat

Selain dengan melakukan beragam jenis olahraga di atas, lengkapi upaya menurunkan kolesterol Anda dengan asupan yang mumpuni, salah satunya dengan suplemen yang mengandung plant stanol ester.

Plant stanol ester sangat dikenal sebagai zat aktif yang efektif dalam menurunkan kolesterol. Hal ini telah dibuktikan oleh lebih dari 70 studi klinis yang telah dirilis secara resmi. Zat ini terbukti mampu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Tapi, dimana bisa mendapatkannya?

Jangan cemas. Sebab, kini telah banyak makanan, minuman, dan suplemen makanan yang menambahkan plant stanol ester sebagai bahan penurun kolesterol di dalamnya. Soal keamanan Anda tak perlu ragu. Sebab, berbagai negara di Eropa telah menggunakannya selama lebih dari 20 tahun.

Plant stanol ester sendiri adalah bahan alami yang sebenarnya terdapat pada sayur-sayuran, buah-buahan, minyak sayur, sereal, dan kacang-kacangan. Penelitian menyebutkan bahwa mengonsumsi plant stanol ester sebanyak 2 gram setiap harinya dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh hingga 10-50 persen.

Agar lebih praktis, Anda dapat menggantikan fungsi bahan makanan di atas dengan asupan suplemen dengan plant stanol ester yang dapat menghambat penyerapan kolesterol di usus halus. Konsumsi suplemen tersebut sesuai takaran yang dianjurkan untuk mendapatkan hasil yang optimal. Dan jangan lupa, imbangi asupan plant stanol ester dengan pola makan sehat dan olahraga rutin.

Libur panjang sudah di depan mata. Sebelum Anda mengalami gangguan kesehatan akibat kolesterol dan lemak yang menumpuk di tubuh, mulailah buat agenda olahraga yang cocok Anda lakukan usai liburan nanti, dan atur asupan Anda untuk meminimalkan risiko kenaikan kadar kolesterol dalam darah. Ajak teman atau anggota keluarga lainnya turut serta agar momen olahraga Anda menjadi lebih seru.

[NP/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar