Sukses

Menanamkan Kebiasaan Menabung pada si Kecil

Dengan menabung, si Kecil dapat belajar berhemat dan bertanggung jawab dalam mengelola uang. Yuk, ajari si Kecil menabung sejak dini!

Klikdokter.com, Jakarta Menabung merupakan kebiasaan yang baik dan bermanfaat bagi masa depan. Jadi, jangan ragu untuk menanamkan kebiasaan ini pada si Kecil sejak dini. Mengajari si Kecil untuk menabung sejak masa kanak-kanak dipercaya sebagai strategi paling efektif.

Si Kecil yang sejak dini diajari menabung akan membuat ia lebih sadar akan pentingnya menabung ketika dewasa nanti. Selain itu, jumlah uang yang ditabung sejak dini juga akan  berjumlah lebih besar. Lalu, bagaimana cara Bunda membimbing si Kecil untuk menanamkan kebiasaan ini?

Hal pertama yang dapat dilakukan adalah mulai mengajarkan si Kecil tentang konsep uang dan menabung. Berikan si Kecil uang jajan untuk ia kelola. Bunda dapat menentukan sendiri jumlah uang jajan yang sesuai, lalu memberikannya secara rutin kepada si Kecil. Bisa berupa uang jajan harian, mingguan, atau bulanan.

Untuk membantu si Kecil mengelola uang jajan, ajari ia sistem pembagian uang dengan memberikan wadah khusus atau celengan untuk tempat si Kecil menabung uangnya. Bunda juga bisa memberikan wadah yang bervariasi, misalnya untuk uang yang akan disumbangkan, atau untuk uang yang akan dialokasikan untuk keinginan si Kecil seperti mainan, permen, dan lain-lain.

Untuk si Kecil yang berusia lebih muda, sebaiknya gunakan wadah transparan sehingga si Kecil dapat melihat bentuk fisik uang yang disimpan. Ini akan lebih membantunya untuk belajar.

Saat Bunda mengajak si Kecil berbelanja, bawalah wadah berisi uang tersebut untuk digunakan. Ajarkan si Kecil bahwa ia dapat membeli barang-barang yang diinginkannya dari wadah tersebut.

Hitung bersama jumlah uang yang si Kecil miliki, lalu bandingkan dengan harga barang yang si Kecil inginkan. Jika jumlahnya mencukupi, bebaskan si Kecil untuk membeli barang yang ia inginkan. Jika jumlahnya belum cukup, perlahan jelaskan kepada si Kecil bahwa ia dapat membelinya jika uang tabungannya sudah cukup.

Jangan lupa membimbing si Kecil untuk membedakan konsep kebutuhan dan keinginan. Misalkan, ajarkan si Kecil perbedaan antara membeli bahan makanan (yang adalah sebuah kebutuhan) dengan membeli baju baru (yang belum menjadi keperluan).

Ajarkan juga si Kecil untuk menjadi pembeli yang cerdas, seperti membeli barang dengan jumlah lebih banyak untuk mendapatkan harga yang lebih murah (grosir), atau memilih produk yang lebih murah jika ada beberapa produk yang kualitasnya sama dengan harga yang berbeda.

Bantu si Kecil agar terus semangat menabung dengan memberikan bunga untuk jumlah uang yang ditabungnya. Untuk si Kecil yang berusia lebih besar, Bunda dapat membukakan rekening tabungan di bank.

Ajarkan si Kecil untuk menghitung jumlah uang yang sudah ditabung setiap minggu. Dengan demikian ia menjadi lebih termotivasi dengan melihat jumlah tabungannya bertambah.

Mengajarkan si Kecil kebiasaan menabung sejak dini akan membantu membentuk pribadinya untuk lebih menghargai uang. Secara bertahap, ajari juga bahwa uang yang si Kecil sisihkan harus memiliki tujuan. Apakah itu untuk membeli barang-barang yang si Kecil inginkan, atau tujuan masa depan seperti dana pendidikan, perencanaan masa depan, atau tabungan untuk biaya tak terduga. Dengan begitu, si Kecil memahami tujuan dari menabung dan bersungguh-sungguh untuk mencapai tujuannya itu.

Mengajarkan si Kecil agar terbiasa menabung bisa menjadi investasi yang baik untuk masa depan. Namun, jangan lupa Bunda dan Ayah juga harus terus menstimulasi kecerdasan majemuk anak lainnya, dengan menggunakan rencana bermain yang disesuaikan dengan kecerdasan majemuk  (multiple intelligence play plan) yang dimiliki si  Kecil. Ide bermain ini akan membantu Bunda dan Ayah untuk memberikan waktu berkualitas dengan si Kecil, sekaligus mengamati dan mengembangkan minat si Kecil dengan cara yang kreatif, menarik, dan menyenangkan.

(RN/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar