Sukses

Bersihkan Racun Tubuh dengan Olahraga Ini

Olahraga berhubungan erat dengan proses detoksifikasi alami tubuh. Apa artinya?

Klikdokter.com, Jakarta Tanpa sadar, rutinitas sehari-hari yang Anda lakukan dapat menyimpan racun dalam tubuh. Racun ini bisa berasal dari sisa metabolisme, bahan makanan, atau polusi udara. Bisa juga dari stres. Lalu, dapatkah berolahraga membersihkan racun dalam tubuh?

Beberapa penelitian menyebutkan, olahraga memang membantu menurunkan depresi dan ketergantungan akan zat-zat racun dari nikotin dan narkotika. Namun, sejauh ini tidak ada bukti ilmiah yang meyakinkan bahwa olahraga saja dapat membersihkan semua racun dari dalam tubuh.

Ya, tidak ada solusi instan di sini. Sisa racun terdahulu akibat dari merokok atau kebiasaan yang tidak sehat tidak dapat hilang begitu saja hanya dengan olahraga.

Namun, olahraga membuat tubuh Anda menjalankan fungsinya secara optimal, khususnya dalam membersihkan sisa racun metabolisme yang dikeluarkan melalui keringat dan pernapasan. Olahraga juga menjaga sirkulasi tubuh sehingga dapat melakukan detoksifikasi secara alami.

Karena itu, mulailah biasakan diri Anda berolahraga secara rutin untuk memaksimalkan detoksifikasi alami.

Olahraga untuk Detoksifikasi

American Heart Association menganjurkan untuk melakukan olahraga aerobik setidaknya 30 menit sehari dan lima kali seminggu untuk menurunkan risiko terkena serangan jantung atau stroke. Jika Anda merasa mampu melakukan lebih dari itu, silakan saja.

Olahraga aerobik mampu meningkatkan mood, menurunkan tingkat stres, dan tentunya menurunkan lingkar perut. Olahraga ini juga dapat membantu mengatasi ketergantungan merokok.

Contoh olahraga aerobik adalah jalan kaki, jogging, berenang, dan bersepeda. Ini dapat ditambah atau dikombinasikan dengan latihan kekuatan dan kelentukan otot atau latihan beban.

  • Latihan aerobik: Selain berjalan kaki, lari, dan bersepeda, menari juga merupakan bentuk aerobik yang dapat Anda lakukan. Jika Anda memiliki masalah pada otot, pilihlah jenis olahraga low impact, seperti berenang dan hiking.

    Anda juga dapat melakukan olahraga beregu untuk bersenang-senang, misalnya basket, bulu tangkis, tenis, atau tenis meja. Olahraga kompetitif dan intensitas tinggi dianjurkan apabila Anda sehat dan berusia di bawah 40 tahun.

  • Peregangan: Dengan melakukan peregangan beberapa kali dalam seminggu, tubuh Anda akan lebih fleksibel. Jangan lupa lakukan ini sebelum dan sesudah olahraga.

  • Latihan kekuatan/beban: Anda dapat menggunakan dumbbells, resistance bands, atau berat tubuh sendiri untuk latihan ini. Lakukan 2–3 kali seminggu. Berikan jeda latihan selama sehari di antara sesi strength training untuk memulihkan otot.

Ingat, olahraga rutin adalah prinsip untuk hidup sehat. Tidak akan berguna apabila hanya dilakukan sekali-kali dengan tujuan detoksifikasi instan.

[RS/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar