Sukses

Jangan Abaikan Sakit Kepala yang Disertai Mual

Pernahkah Anda mengalami sakit kepala yang disertai mual? Jika ya, apakah ini merupakan gejala penyakit tertentu?

Sakit kepala disertai gejala mual bisa disebabkan oleh beberapa hal. Jika Anda mengalami hal tersebut dan tidak dapat menanganinya, segera konsultasikan masalah Anda kepada dokter agar dapat ditentukan diagnosisnya serta dilakukan pemeriksaan fisik.

Beberapa penyakit yang menyebabkan gejala sakit kepala disertai mual, di antaranya:

1. Migrain

Migrain merupakan bagian dari sakit kepala sebagian yang dapat membuat penderita mengalami gejala mual. Hal inilah yang membedakan migrain dengan tipe sakit kepala yang lainnya.

2. Infeksi Saluran Pernapasan

Penyakit infeksi saluran pernapasan seperti batuk dan flu dapat menimbulkan gejala sakit kepala disertai mual. Hal ini disebabkan oleh infeksi virus.

3. Meningitis

Meningitis adalah radang pada membran pelindung yang menyelubungi otak dan sumsum tulang belakang, yang secara kesatuan disebut meningen. Gejala meningitis yang khas adalah sakit kepala yang berlebih yang sering kali disertai mual dan sensitif terhadap cahaya.

4. Vertigo

Gejala penyakit vertigo bisa berupa sakit kepala (bisa terasa berat), serta muncul rasa mual.

Dari keempat penyebab di atas, yang paling sering menyebabkan gejala sakit kepala disertai mual adalah penyakit migrain. Penyebab migrain sampai saat ini belum diketahui secara pasti, namun sebagian besar meyakini berhubungan dengan faktor lingkungan dan genetika. Penderita migrain biasanya akan mengalami sakit kepala selama 4-72 jam.

Penanganan jika Anda mengalami sakit kepala disertai mual adalah sebagai berikut:

1. Konsumsi obat-obatan antimuntah yang digunakan untuk mengurangi rasa mual dan muntah.

2. Konsumsi obat-obatan pereda rasa sakit tanpa resep dokter, seperti asetaminofen atau obat golongan NSAID seperti ibuprofen.

3. Menjalani gaya hidup sehat dengan tidur cukup dan teratur delapan jam dalam sehari, olahraga teratur, serta mengonsumsi pola makan bergizi.

4. Batasi konsumsi kafein dan alkohol.

5. Mengenali dan menghindari pemicu migrain, seperti kurang istirahat, stres, dan konsumsi makanan serta minuman tertentu.

6. Segera hubungi dokter jika keluhan tidak tertangani dengan penanganan di atas, sehingga keluhan dapat diberikan pengobatan yang optimal.

0 Komentar

Belum ada komentar