Sukses

Penyakit Menular Akibat Saling Bertukar Alat Makan

Bertukar alat makan ternyata juga bisa menjadi salah satu media penularan penyakit pada anak! Apa saja penyakit akibat saling bertukar alat makan? Berikut info medis dari dr. Atika.

Mengetahui cara penularan penyakit adalah langkah pertama untuk terhindar dari penyakit tersebut. Dengan mengetahui metode penularannya, maka langkah-langkah pencegahan pun dapat dilakukan, sehingga kita mampu menjaga kesehatan sebaik mungkin.

Salah satu metode penularan yang telah umum diketahui adalah penularan penyakit lewat udara. Namun, tahukah Anda bila Si Kecil saling bertukar alat makan (sendok, garpu, gelas) dengan temannya yang sedang sakit maka terdapat ancaman terhadap kesehatannya?

Saling bertukar alat makan dapat menjadi perantara penularan beberapa jenis penyakit, mulai dari penyakit yang ringan hingga penyakit yang cukup berat. Untuk itu, penting bagi kita untuk mengetahui beberapa jenis penyakit yang dapat menular karena bertukar alat makan pada anak.  Berikut ini penjelasannya:

1. Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) akibat bakteri Streptokokus

Bakteri penyebab ISPA yang memiliki gejala berupa demam ringan, nyeri otot, batuk dan nyeri tenggorokan ini terdapat pada air liur penderita sebelumnya. Oleh sebab itu, dengan saling bertukar alat makan maka kuman ataupun bakteri yang sama dapat masuk ke tubuh anak, dan bila daya tahan tubuh anak sedang lemah maka anak tersebut akan mengalami gejala yang hampir serupa.

2. Penyakit Tangan, Kaki dan Mulut (Hand, Foot, Mouth Disease/HFMD) Akibat Virus Enterovirus

Penyakit HFMD memiliki gejala berupa demam, lemas, dan muncul bentol seperti lepuhan yang muncul di tangan, kaki dan mulut anak. Virus penyebab HFMD (enterovirus) ini dapat ditemukan di cairan hidung dan tenggorokan (seperti liur, dahak, ingus), cairan dalam lepuhan, dan kotoran. Untuk itu, alat makan yang digunakan oleh penderita HFMD sangat mungkin mengandung virus yang dapat berpindah ke orang lain.

3. Penyakit Gondongan (mumps) Akibat Virus Mumps

Meskipun penyakit ini dapat dicegah dengan menggunakan vaksinasi dan vaksinasi tersebut telah tersebar luas di Indonesia, namun penyakit akibat virus mumps ini masih saja ditemukan. Kemungkinan besar hal tersebut terjadi akibat penularan dari anak yang tidak memperoleh vaksinasi mumps – yang tergabung dalam vaksinasi MMR, Measles-Mumps-Rubella. Penyakit dengan gejala pembengkakan area di atas rahang/ epan telinga, demam, nyeri otot, lemas, dan nyeri saat mengunyah ini terjadi akibat infeksi virus pada kelenjar air liur. Dengan begitu, otomatis virus dapat berada di air liur penderita. Oleh sebab itu, berbagi penggunaan sendok, garpu, ataupun gelas dapat menyebabkan anak tertular gondongan.

4. Penyakit Kulit (Cold Sores) Akibat Virus Herpes Simpleks Tipe-1

Penyakit ini memiliki gejala berupa timbulnya lepuhan berisi cairan yang berwarna kemerahan di kulit sekitar mulut saja, yang akan berakhir dengan pecahnya lepuhan dan tampak mengerak. Gejala penyertanya berupa demam, nyeri otot, nyeri tenggorokan, dan lain-lain. Karena penyakit ini dapat ditularkan lewat air liur, maka penggunaan alat makan secara bergantian dengan orang lain menjadi salah satu faktor risiko penularannya. Meskipun sedang tidak memiliki lepuhan yang aktif, penderita mampu menularkan penyakit ini.

Secara kesimpulan, penyakit yang kuman penyebabnya dapat ditemukan di air liur tersebut akan mudah ditularkan pada orang lain bila mereka saling bertukar alat makan. Rendahnya imunitas akan memperbesar kemungkinan terjadinya penyakit pada calon penderita.

Oleh karena itu, pemberian edukasi pada anak untuk tidak saling bertukar alat makan adalah hal yang wajib untuk dilakukan oleh setiap orangtua. Kita tentunya tidak mampu memastikan kadar kesehatan teman-teman Si Kecil selalu dalam keadaan baik, untuk dapat saling menggunakan alat makan bersama-sama secara aman. Begitu pula saat Si Kecil sedang sakit ringan, seperti ISPA, tentunya jangan sampai Si Kecil menularkan penyakitnya pada teman-temannya. Untuk itu, menanamkan kebiasaan baik menahan diri untuk tidak saling bertukar alat makan sebelum dicuci dengan bersih adalah salah satu cara yang baik untuk mencegah terjadinya beberapa infeksi penyakit.

0 Komentar

Belum ada komentar