Sukses

Untuk Kesehatan Jantung, Minyak Ikan atau Minyak Krill?

Tentu kita sudah tidak asing lagi dengan khasiat minyak ikan untuk jantung. Tapi sebenarnya, ada lagi yang tak kalah bermanfaat dari minyak ikan, yakni minyak krill.

Kita sudah sering mendengar mengenai minyak ikan dan khasiatnya. Salah satu yang terkenal adalah manfaatnya untuk kesehatan jantung. Minyak ikan memiliki kandungan omega-3, di antaranya yang terpenting adalah eicosapentaenoic acid (EPA) and docosahexaenoic acid (DHA). Minyak ikan bermanfaat menurunkan kadar kolesterol tinggi dalam darah, selain juga mencegah tekanan darah tinggi dan banyak khasiat kesehatan lainnya.

Khasiat ini bisa didapat dari konsumsi ikan laut atau suplemen yang banyak tersedia di pasaran. Nah, apakah EPA dan DHA ini hanya bisa didapatkan dari minyak ikan?

Anda pernah mendengar minyak krill? Minyak ini dihasilkan dari sejenis crustacea (mirip udang) dari laut dalam. Minyak krill ternyata juga mengandung EPA dan DHA, sehingga tentunya memiliki khasiat untuk kesehatan jantung. Minyak ini relatif baru dibandingkan minyak ikan yang sudah lebih dahulu dikenal, sehingga masih terus menarik untuk diteliti manfaatnya. Apa saja manfaat yang sudah diketahui dari minyak krill?

Seperti halnya minyak ikan, minyak krill bermanfaat menurunkan kadar lemak dalam darah dan kadar kolesterol jahat serta meningkatkan kadar kolesterol baik. Selain itu, minyak krill memiliki efek mencegah terjadinya bekuan darah dengan mengurangi kelengketan antara keping darah. Efek minyak krill ini diharapkan mencegah penyumbatan dalam pembuluh darah yang mengakibatkan serangan jantung atau stroke.

Minyak krill diketahui memiliki beberapa kelebihan dibandingkan minyak ikan. Penyerapan minyak krill dari saluran usus ke pembuluh darah lebih baik dibandingkan minyak ikan. Hal ini dikarenakan pada minyak krill, sekitar 30-60% omega-3 berada dalam bentuk fosfolipid, struktur yang juga membentuk lapisan dinding sel. Di samping itu, minyak krill memiliki komponen antioksidan (astaxanthin dan tocopherol), sehingga lebih stabil dan tidak mudah teroksidasi. Selain itu, minyak krill tidak memiliki rasa amis seperti minyak ikan.

Minyak krill sebagai suplemen kesehatan masih menjadi topik yang menarik untuk diteliti terkait banyak harapan akan manfaatnya. Tetapi, sebaiknya diskusikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi minyak krill, minyak ikan ataupun suplemen lainnya.


0 Komentar

Belum ada komentar