Sukses

Ingin Anak ke Sekolah Alam? Baca Ini Dulu

Kini banyak orangtua ingin memasukkan anaknya ke sekolah alam. Mereka menilai sekolah alam memiliki metode yang lebih baik. Yuk, baca selengkapnya di sini.
Sekolah alam, sebagai salah satu pilihan sekolah untuk anak saat ini mulai berkembang dengan menawarkan metode belajar yang berbeda dengan sekolah-sekolah pada umumnya. Ya, banyaknya jenis sekolah di luar sekolah konvensional memang memungkinkan anak belajar dengan lebih bervariasi. Variasi ini sekaligus memberikan tantangan tersendiri bagi para orangtua yang dalam memilih metode pembelajaran terbaik untuk anaknya.

Menimbang untung-rugi masing-masing jenis sekolah, orangtua diharuskan bijak dalam memutuskan sekolah mana yang terbaik dari semua aspek. Baik dari metode pembelajaran, waktu, lokasi, juga dalam hal biaya.

Mengenal Sekolah Alam Lebih Jauh

Sekolah alam, seperti namanya, memberikan metode pengajaran pada anak didiknya melalui media alam. Berbeda dengan sekolah pada umumnya, di sekolah alam, anak akan lebih banyak belajar di luar ruangan ketimbang di dalam ruangan.

Di dalam konsep pendidikan sekolah alam, terdapat tiga fungsi yaitu:

  • Alam sebagai ruang pembelajaran.
  • Alam sebagai media dan bahan mengajar.
  • Alam sebagai obyek pembelajaran.

Misalnya, saat anak belajar tentang tumbuh-tumbuhan, maka ia akan langsung melihat jenis dan variasi tumbuhannya, tidak hanya dari buku atau teori. Dengan metode pembelajaran seperti, diharapkan anak akan akan belajar lebih bersemangat, tidak bosan, dan lebih aktif.

Selain itu, belajar lewat alam juga dapat mengasah kecerdasan naturalis anak. Kecerdasan naturalis adalah kecerdasan dalam mengenali, membedakan, mengungkapkan, dan membuat kategori terhadap apa yang dijumpai di alam maupun lingkungan. Anak pun akan lebih menghargai segala sesuatu yang berhubungan dengan alam, seperti tumbuh-tumbuhan, hewan, lingkungan, cuaca, dan lain-lain.

Siapa yang Cocok Bersekolah di Sekolah Alam?

Pada dasarnya, semua anak dapat bersekolah di sekolah alam. Akan tetapi, pada anak dengan gaya belajar visual, metode pembelajaran dengan menggunakan benda bergerak seperti yang digunakan di sekolah alam terkadang menjadi tantangan tersendiri. Untuk mengetahui gaya belajar yang sesuai dengan anak, Anda dapat mengamati kesehariannya dalam beraktivitas.

Ketika diperkenalkan hal baru, apakah anak lebih cepat belajar melalui gambar-gambar dan membaca seperti pada anak dengan gaya belajar visual. Ataukah dengan banyak mendengarkan seperti anak dengan gaya belajar auditori. Atau justru gaya belajar kinestetik di mana anak lebih tertarik untuk banyak berinteraksi dengan objek pembelajarannya.

Apa Kekurangan Sekolah Alam?

Sekolah alam membutuhkan area yang luas, terutama untuk kegiatan outdoor. Oleh karena itu, lokasinya biasanya di luar pusat kota dan saat ini jumlahnya belum banyak sehingga belum bisa menampung semua peminatnya. Selain itu, biaya yang harus dianggarkan juga relatif lebih besar. Hal ini dapat dipahami mengingat sekolah harus memberikan dana ekstra untuk pemeliharaan semua media yang dijadikan bahan pembelajaran di sekolah alam.

Bersekolah di sekolah alam bisa menjadi salah satu opsi bila memang kekurangan yang disebutkan di atas tidak menjadi masalah, baik bagi anak maupun orangtua. Terlepas dari itu, sebenarnya apa pun jenis sekolah yang dijalani anak yang penting sang anak menyenanginya dan dapat belajar efektif melalui sekolahnya.

0 Komentar

Belum ada komentar