Sukses

Aturan Pemberian Kacang-kacangan pada MPASI

Tidak jarang kacang dapat mencetuskan alergi pada anak. Untuk itu, terutama pada beberapa anak dengan riwayat keluarga alergi, berhati-hatilah dalam pemberian menu kacang-kacangan.

Kacang dan sumber biji-bijian merupakan sumber nutrisi dengan kandungan gizi yang tinggi. Kacang-kacangan mengandung lemak tidak jenuh, tinggi protein, serat, mineral, tokoferol dan fitosterol. Sementara biji-bijian dan serealia mengandung sumber vitamin B yang baik untuk saraf dan otak.   

Protein yang terdapat di dalam kacang-kacangan, kacang kedelai, dan biji-bijian merupakan sumber makanan yang baik untuk perkembangan anak dan membantu dalam produksi sel yang berperan imunitas. Jadi, protein penting untuk membantu pembentukan sel-sel kekebalan anak.

Konsumsi kacang-kacangan dalam jangka panjang dapat menurunkan risiko beberapa penyakit di antaranya penyakit jantung koroner, batu kandung empedu, diabetes, tekanan darah tinggi, kanker, dan peradangan.

Kacang dan biji-bijian seperti kacang polong, kacang kedelai, kacang tanah, almon, biji bunga matahari juga mengandung zat besi yang tinggi. Zat besi dibutuhkan untuk membentuk sel darah merah. Sel darah merah berfungsi untuk mengantarkan oksigen ke jaringan tubuh. Jumlah zat besi yang tidak mencukupi dapat menyebabkan kondisi anemia atau kurang darah. Anemia dalam jangka panjang tentu dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak.

Selain itu, kacang-kacangan merupakan sumber mineral dan kalsium yang tinggi. Selama masa pertumbuhan anak, tubuh akan menggunakan mineral untuk membangun tulang tubuh yang kuat. Kalsium juga memiliki peran yang sangat penting untuk membuat otot dan saraf bekerja dengan sempurna.

Pemberian Kacang-kacangan pada MPASI

Tidak jarang kacang dapat mencetuskan alergi pada anak. Untuk itu, terutama pada beberapa anak dengan riwayat keluarga alergi, berhati-hatilah dalam pemberian menu kacang-kacangan.

Penelitian Nixon .dkk menyebutkan bahwa makanan bisa menjadi salah satu penyebab kematian tersering. Terdapat kasus tersedak pada 11 orang anak dalam kurun waktu penelitian mereka selama satu tahun. Oleh sebab itu, perhatikan dengan saksama ketika memberikan makanan kepada anak.

Pada awal-awal MPASI, kemampuan mengunyah anak belum terlalu baik sehingga akan memperbesar risiko anak tersedak. Berikut merupakan kiat dalam menyajikan menu kacang-kacangan dan biji-bijian kepada anak:

  • Pada awal MPASI, hindari memberikan kacang dan biji-bijian dalam bentuk utuh sebab dapat meningkatkan risiko tersedak pada anak.
  • Hindari memberikan kacang yang dilembutkan sehingga menimbulkan tekstur yang lengket. Tekstur demikian akan meningkatkan risiko tersedak pada anak.
  • Untuk anak dengan riwayat keluarga alergi apapun, pemilihan kacang dalam menu MPASI sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu kepada dokter.

0 Komentar

Belum ada komentar