Sukses

Berapa Banyak Porsi Makan untuk Bayi 6-12 bulan?

Sebagai ibu baru, saat-saat memberikan makanan padat pertama untuk anak memang tidak mudah. Sering kali kita ragu apakah porsi makan yang kita berikan sudah memadai atau belum. Untuk itu, simak penjelasan lengkapnya di sini.

Sebagai ibu, tentunya kita ingin memberikan nutrisi yang terbaik bagi anak, apalagi saat satu tahun pertama tahun kehidupan bayi—yang merupakan bagian penting kehidupan bayi untuk mendapatkan asupan yang memadai. Sebagai ibu baru, saat-saat memberikan makanan padat pertama untuk anak memang tidak mudah. Sering kali kita ragu apakah porsi makan yang kita berikan sudah memadai atau belum.

Menurut Ellyn Satter, MS RD LCSW BCD, seorang peneliti dan praktisi makan anak, secara umum dalam proses makan, anak dan orangtua (pengasuh) memiliki tanggung jawab masing-masing. Tanggung jawab anak adalah:

  • Menentukan apa dan seberapa banyak yang dia makan.
  • Menentukan kapan harus makan yaitu ketika lapar dan berhenti ketika kenyang. Hal ini akan membantu melatih kesadaran anak untuk makan secara sehat.

Tidak ada aturan baku seberapa besar pemberian satu kali porsi makan MPASI bayi. Namun memang kebutuhan kalori hariannya harus tercukupi. Menurut Permenkes RI tahun 2013, maka kebutuhan kalori anak untuk rentang usia 6-11 bulan adalah sekitar 725 kkal per hari, sedangkan untuk rentang usia 1-3 tahun adalah sekitar 1125 kkal per hari. Sehingga sebenarnya, penentuan porsi satu kali makan sangat bergantung pada seberapa sering waktu pemberian makan dan ASI atau susu formula dalam satu hari. Semakin sering frekuensi pemberian makan atau ASI atau susu formula, maka biasanya porsi dalam satu kali pemberian akan semakin sedikit.

Memang, bayi pada rentang usia 6-12 bulan umumnya belum dapat mengatakan kapan dirinya merasa kenyang, namun sebenarnya anak dapat memberikan “kode” kapan dirinya merasa kenyang dan kapan merasa lapar.

Usia 6-8 bulan

Pada usia 6 bulan, bayi akan dikenalkan untuk pertama kalinya dengan MPASI. Masa ini adalah masa transisi dari ASI. Untuk itu, pada awalnya porsi ASI akan tetap lebih banyak dibandingkan porsi makan. Namun seiring pertambahan usia, perbandingan ini akan terbalik.

Untuk sekali minum, bayi usia ini dapat mengonsumsi 168-224 mililiter ASI atau susu formula. Biasanya dalam 24 jam, bayi tidak akan mengonsumsi ASI atau susu formula melebihi 900 mililiter di luar MPASI yang mulai dikenalkan. MPASI yang baru dikenalkan dapat diberikan sebanyak 2-3 kali per hari.

Berhentilah memberikan makanan apabila bayi sudah terlihat kenyang. Biasanya bayi akan memberikan sinyal tertentu apabila dirinya sudah merasa kenyang.

Usia 8-12 bulan

Antara usia 8-12 bulan, biasanya bayi akan mengonsumsi lebih banyak makanan padat. Usahakan porsi makanan padat sudah lebih banyak dibandingkan dengan porsi pemberian ASI atau susu formula.

Selain itu, pada rentang usia ini, sebaiknya anak juga mulai dikenalkan dengan tekstur makanan padat yang lebih kasar daripada sebelumnya. Pada rentang usia ini, pemberian makanan padat dinaikkan frekuensinya secara bertahap hingga akhirnya mencapai 3 kali makan besar dan 2 kali camilan.

Usia di atas 1 tahun

Pada rentang usia ini, umumnya anak diharapkan sudah dapat makan dengan tekstur seperti orang dewasa. Makanan padat diberikan sebanyak 3 kali makan besar dan 2 kali camilan. Sedangkan ASI atau susu formula diberikan di sela-sela jam makan tanpa mengurangi porsi makanan padat.

0 Komentar

Belum ada komentar