Sukses

Tahapan Perkembangan Janin di Dalam Kandungan

Perkembangan janin di dalam kandungan setiap bulannya mengalami perubahan. Para ibu hamil, yuk ketahui tahapan perkembangan janin di dalam kandungan bersama dr. Dyah Novita Anggraini berikut ini.

Perkembangan janin selama kehamilan merupakan suatu proses yang sangat diperhatikan oleh sang ibu hamil. Oleh karena itu, ibu hamil pasti sangat menikmati setiap proses tahapan perkembangan janin di dalam kandungannya di setiap bulannya, dan tak sabar untuk menanti saatnya sang janin untuk dilahirkan.

Berikut tahapan perkembangan janin yang perlu ibu hamil ketahui: 

Bulan pertama

Pada bulan ini, terjadi pertemuan sel telur dan sperma (pembuahan) yang terjadi pada akhir minggu kedua.

Tahapan perkembangan janin pada bulan pertama dimulai dengan terbentuknya kantung kehamilan yang berfungsi untuk melindungi janin dari air ketuban. Selain itu, pada bulan pertama ini plasenta yang berfungsi untuk menyalurkan nutrisi dan sirkulasi darah dari tubuh ibu ke janinnya juga sudah mulai terbentuk.

Bulan kedua

Di bulan kedua, tahap perkembangan janin merupakan tahapan yang penting. Pasalnya, pada bulan kedua ini organ-organ di dalam tubuh sang janin mulai berkembang, dan wajah sang janin juga sudah mulai terbentuk. Selain itu, telinga sang janin juga sudah mulai tampak sebagai lipatan pada bagian kanan dan kiri kepalanya. Selain telinga, pada janin juga sudah mulai terlihat lengan, kaki, dan jari-jemarinya. Sistem saraf pusat atau otak, saraf tulang belakang serta saluran pencernaan juga mulai terbentuk di usia kehamilan bulan kedua ini.

Bulan ketiga

Perkembangan janin pada bulan ketiga ditunjukkan dengan tahap hampir terbentuknya semua bagian tubuh sang janin secara sempurna. Selain itu, sistem kemih dan organ reproduksinya juga mulai terbentuk pada tahap bulan ketiga ini.

Bulan keempat

Pada bulan keempat, bagian-bagian tubuh, seperti tangan, kaki, jari-jari, dan wajah sudah dapat dilihat dengan jelas.

Bulan kelima

Pada tahap perkembangan janin di bulan kelima, gerakan janin akan terasa semakin kencang. Gerakan tersebut dilakukan untuk melatih otot-ototnya. Selain itu, di bulan ini juga kepala janin, tangan dan kaki sang janin di dalam kandungan sudah mulai ditumbuhi rambut halus (lanugo). Seluruh kulit sang janin juga mulai tertutup oleh lapisan putih bernama verniks kaseosa yang berfungsi untuk mencegah bayi terkena cairan ketuban secara langsung saat dilahirkan.

Bulan keenam

Pada perkembangan janin usia enam bulan, sistem saraf pendengaran dan penglihatan sudah berfungsi sehingga sang janin sudah dapat merespon cahaya dari luar serta sudah dapat mendengarkan suara-suara dari luar perut.

Bulan ketujuh

Pada bulan ketujuh, sistem saraf di otak semakin sempurna. Janin sudah dapat merespon suara-suara yang didengarnya dari luar perut. Selain itu, sang janin juga sudah dapat merasakan adanya cahaya dengan membuka kelopak matanya.

Bulan kedelapan

Pada bulan kedelapan, tulang sang janin semakin mengeras dan terbentuk sempurna. Selain itu, cadangan lemak dalam kulit juga semakin banyak sehingga kulit sang janin tidak lagi tampak keriput seperti pada bulan-bulan sebelumnya. Pendengaran dan penglihatan sang janin juga sudah dapat berfungsi dengan baik, namun paru-paru sang janin belum berkembang dengan sempurna. Pada bulan kedelapan ini, janin sudah semakin sering bergerak aktif dengan gerakan seperti menendang.

Bulan kesembilan

Pada bulan kesembilan, paru-paru sang janin akan semakin terbentuk dengan sempurna, tulang semakin kuat, posisi kepala yang tadinya di atas sudah berubah posisi menjadi di bawah dan sang janin siap menunggu waktunya dilahirkan.

0 Komentar

Belum ada komentar