Sukses

Asyiknya Belajar Sejarah bersama Anak

Belajar sejarah bagi anak mungkin terdengar membosankan. Namun jangan salah, banyak manfaat yang dapat dipetik dari belajar sejarah. Belajar sejarah pun dapat dibuat menjadi menarik dan menyenangkan. Bagaimana caranya?

Pelajaran sejarah dirasakan kurang menarik bagi rata-rata anak. Hanya menghafalkan tahun-tahun dan peristiwa-peristiwa yang tidak ada sangkut pautnya dengan anak, anak tidak mengalami dan tidak tahu-menahu apa fungsi bagi dirinya untuk menyelami semua peristiwa sejarah yang sudah lampau tersebut.

Namun sebenarnya, belajar sejarah bagi generasi penerus bangsa sangatlah penting. Dengan belajar sejarah, anak belajar mengenal identitas bangsanya. Jika generasi muda penerus tidak mengenal sejarah bangsa, bagaimana ia dapat mencintai dan menghayati sejarah perjuangan dan identitas bangsa?

Selain itu, dengan belajar sejarah – sejarah dunia, tidak hanya sejarah nasional – anak dapat belajar melalui kesalahan-kesalahan masa lampau, belajar mengambil keputusan, mengasah naluri, serta belajar perkembangan sosial suatu bangsa. Dengan demikian, wawasan anak semakin luas dan terbuka. Ia juga dapat merambah kepada pelajaran bahasa dan budaya.

Bagaimana Membuat Pelajaran Sejarah Menjadi Menyenangkan?

Ada banyak cara untuk membuat anak tertarik belajar sejarah. Prinsip utamanya adalah agar ia dapat “mengalami” sejarah tersebut. Kaitkan berbagai peristiwa sejarah dengan kehidupan sehari-harinya.

Apabila Anda mengajak anak berjalan-jalan di Pekan Raya Jakarta (PRJ) dalam rangka ulang tahun kota Jakarta, Anda dapat menyelipkan cuplikan sejarah bagaimana kota Jakarta dibangun, siapa yang mendirikan kota Jakarta, serta tokoh-tokoh sejarah dan kerajaan yang terlibat di dalamnya.

Ketika bertamasya ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Anda juga dapat bercerita kepada anak tentang sejarah bangsa Indonesia dengan keragaman suku bangsanya, bagaimana Indonesia ketika belum merdeka, dan bagaimana perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan.

Ketika anak sedang asyik bermain dengan gadget canggih, ceritakan padanya asal-usul telepon. Mulai dari bagaimana keadaan sebelum ditemukannya telepon, siapa yang menciptakannya, bagaimana telepon pada mulanya, hingga berkembang menjadi telepon genggam biasa sampai menjadi canggih seperti sekarang ini.

Ajak pula anak untuk menggambar pohon keluarganya. Ceritakan asal-usul keluarga, mulai dari buyut, kakek nenek, dan orangtua. Siapa mereka, tinggal di mana, apa pekerjaannya, hingga akhirnya lahirlah anak.

Banyak hal-hal yang dapat Anda lakukan untuk mengajarkan sejarah kepada anak. Yang penting untuk Anda ingat adalah, selalu gunakan kejadian sehari-hari untuk menyelipkan pelajaran sejarah yang berharga, agar anak lebih tertarik dan menghayatinya.

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar