Sukses

Makanan untuk Memperkuat Saluran Cerna Anak

Masalah pencernaan sering kali dialami oleh anak. Temukan makanan apa saja yang dapat memperkuat saluran cernanya.

Keluhan diare, perut kembung, atau sembelit kerap menjadi masalah sehari-hari anak. Hal tersebut kadang juga membuatnya menjadi rewel dan tidak mau makan. Makanan apa yang dapat Anda berikan untuk menyehatkan saluran cernanya? Berikut adalah makanan sehari-hari yang ternyata baik untuk saluran cerna anak:

  1. Tempe

Makanan asli Indonesia ini sering kali dilupakan dari menu sehari-hari anak. Padahal, tempe memiliki banyak manfaat untuk saluran cerna anak. Seratnya yang tinggi membantu memperlancar pencernaan. Selain itu, kandungan jamur Rhizopus yang terdapat di dalam tempe merupakan sejenis ‘antibiotik alamiah’ yang telah terbukti dapat membantu mengatasi diare. Jamur tersebut juga membantu penyerapan mineral di usus.

  1. Ikan

Ikan merupakan sumber protein yang baik untuk anak. Dibandingkan daging sapi, keistimewaan ikan adalah protein di dalamnya lebih mudah dicerna dan tidak membebani saluran cerna anak. Selain itu, ikan mengandung lemak tak jenuh yang berguna untuk meningkatkan ketahanan saluran cerna terhadap infeksi.

  1. Sayuran hijau

Sayuran hijau merupakan sumber serat yang baik bagi anak. Serat dibutuhkan untuk memperlancar pencernaan. Selain serat yang tinggi, mengonsumsi sayuran hijau juga akan memberikan asupan besi dan asam folat yang baik untuk kecerdasan anak. Jenis sayuran hijau yang mudah ditemui sehari-hari seperti bayam, kangkung, brokoli, sebaiknya diberikan sebagai bagian dari makanan anak sehari-hari. Untuk menghindari rusaknya nutrisi dalam proses memasak, hindari memasak sayuran tersebut dengan suhu terlalu tinggi dalam waktu yang lama.

  1. Yoghurt

Yoghurt mengandung Lactobacillus yang merupakan bakteri baik di usus. Yoghurt dapat mencegah sembelit dan baik untuk dikonsumsi saat anak mengalami diare karena infeksi. Mengonsumsi yoghurt saat diare akan meningkatkan bakteri baik di usus yang diperlukan untuk mengatasi infeksi pada pencernaan. Sebagian anak menyukai rasa asam pada yoghurt, namun sebagian lain mungkin tidak terlalu menyukainya. Bila anak tidak suka mengonsumsi yoghurt secara langsung, Anda dapat menyajikannya dalam suhu dingin atau dibuat smoothies bersama pisang, alpukat, atau buah-buahan lain kesukaan anak.

  1. Buah, agar-agar, dan makanan tinggi serat lainnya

Sayur dan buah sebaiknya diberikan secara teratur pada anak, karena mengandung serat yang tinggi dan vitamin yang dibutuhkan tubuh. Serealia juga sarat akan serat sehingga baik untuk anak. Mengonsumsi serat yang cukup secara rutin akan melancarkan buang air besar serta meningkatkan jumlah bakteri baik di usus. Bila anak sedang bosan mengonsumsi buah, Anda dapat mencoba memberikan agar-agar yang diberi buah.

Makanan yang baik untuk saluran cerna anak sangat mudah ditemui sehari-hari, bukan? Yuk, sajikan secara rutin mulai sekarang agar saluran cernanya lebih sehat dan kuat!

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar