Sukses

Stimulasi Sesuai Tahapan Usia Anak

Stimulasi yang tepat adalah stimulasi yang sesuai dengan tahapan usia perkembangan anak. Bagaimana cara melakukannya?

Untuk membentuk kecerdasan anak tidak hanya nutrisi yang diperlukan, melainkan juga peran stimulasi dari orangtua. Pemberian stimulasi hendaknya dilakukan sejak dini dan sesuai dengan tahapan usia anak. Sedangkan pemenuhan gizi dibutuhkan agar pertumbuhan anak optimal.

Stimulasi merupakan kegiatan merangsang kemampuan dasar anak berusia 0-6 tahun. Anak yang mendapat stimulasi terarah akan lebih cepat berkembang dibandingkan anak yang kurang mendapatkan stimulasi. Stimulasi yang tepat adalah stimulasi yang sesuai dengan tahapan usia perkembangan anak, serta yang dilakukan sesering mungkin.

Berikut ini stimulasi yang dapat Anda berikan sesuai perkembangan usia anak:

Usia

Perkembangan Sesuai Umur

Stimulasi Anak

Usia 0-4 bulan

  • Mulai mengikuti obyek dengan matanya.
  • Mulai bereaksi dengan suara dan bunyi.
  • Mulai mengenal ibu.
  • Mulai meraih benda.
  • Ajak anak tersenyum dan bicara.
  • Ajak anak mendengarkan musik.
  • Perlihatkan kasih sayang ibu kepada anak sejak dini.
  • Ibu dapat menggantung benda yang bewarna menarik.

Usia 4-6 bulan

  • Mulai tengkurap dan berbalik sendiri.
  • Mulai mengeluarkan  kata-kata.
  • Gerakkan benda ke arah kiri dan kanan di depan matanya.
  • Beri mainan yang bewarna dan besar.

Usia 6-12 bulan

  • Mulai duduk tanpa dibantu.
  • Mulai melempar benda-benda.
  • Mulai berdiri sendiri dan dapat berjalan tanpa dituntun.
  • Mulai menirukan suara yang didengar.
  • Ajarkan anak untuk memegang benda kecil dan makanan yang mudah dipegang.
  • Ajak anak berbicara sesering mungkin.
  • Bacakan cerita untuk anak.
  • Ajarkan anak untuk bernyanyi sambil membereskan mainan.

Usia 12-18 bulan

  • Mulai berjalan.
  • Bayi dapat menyusun mainan.
  • Rasa ingin tahu bayi mulai meningkat.
  • Buat permainan mengenal anggota tubuhnya.

Usia 2-3 tahuni.

  • Mulai gemar mencoret.
  • Mulai senang makan sendiri.
  • Mulai gemar naik turun tangga.
  • Anak gemar membuat bangunan.
  • Anak gemar bermain dengan anak lain.
  • Ajari anak untuk makan dari piringnya sendiri.
  • Ajari anak untuk menggambar di buku bergambar.
  • Ajari anak untuk berbagi mainan dengan temannya.
  • Ajari anak menyusun kalimat.

Demikianlah cara-cara yang dapat Anda terapkan dalam menstimulasi anak. Semoga anak dapat mengikuti langkah-langkah tersebut dengan baik.

0 Komentar

Belum ada komentar