Sukses

Jauhkan Stres Saat Hamil dengan Musik

Selain memberikan rasa bahagia, kehamilan juga dapat menimbulkan kecemasan, kekhawatiran, bahkan ada yang mengalami stres saat hamil. Musik dipercaya dapat menjadi salah satu cara untuk mengurangi stres saat hamil. Telusuri penjelasan lengkapnya di sini.

Kehamilan merupakan suatu proses yang panjang dan kompleks, sehingga calon ibu sering kali dilanda stres dan kecemasan. Apabila kondisi stres saat hamil terus berkepanjangan dan tidak dikelola dengan baik, maka dapat berdampak buruk bagi ibu maupun janin yang dikandung.

Stres saat hamil bisa memicu kelahiran prematur, berat badan janin yang rendah, serta peningkatan risiko terjadinya gangguan perilaku pada masa kanak-kanak. Namun, stres saat hamil dipercaya dapat berkurang melalui jalan relaksasi, misalnya dengan mendengarkan musik secara berkala.

Manfaat Mendengarkan Musik Saat Hamil

Riset mengenai manfaat musik pada ibu hamil telah dilakukan oleh para peneliti dari College of Nursing, Kaohsiung Medical University, yang kemudian diterbitkan dalam Journal of Clinical Nursing. Studi tersebut melibatkan 236 peserta yang merupakan wanita hamil di Taiwan.

Para peserta merupakan ibu-ibu hamil pada masa trimester kehamilan kedua atau ketiga, yang rencananya akan melahirkan dengan proses persalinan normal. Mereka memiliki latar belakang yang sama dalam hal pekerjaan, tingkat pendidikan, dan kebahagian pernikahan.

Sekitar setengah peserta (kelompok pertama) diberikan CD dan diminta untuk mendengarkannya selama 30 menit per hari. Mereka bisa memilih antara musik klasik, suara alam, lagu anak-anak Cina, atau lagu pengantar tidur – sebagian memilih suara alam dan lagu pengantar tidur. Peserta juga disarankan untuk menulis buku harian tentang kapan mereka mendengarkan musik, juga saat mereka beristirahat atau melakukan pekerjaan. Sedangkan setengah peserta lainnya (kelompok kedua) tidak mendengarkan CD. Namun kedua kelompok tersebut rutin melakukan pemeriksaan antenatal.

Hasil studi menunjukkan bahwa peserta yang mendengarkan musik selama 30 menit per hari selama dua minggu berkurang stres dan kecemasannya dibandingkan peserta yang tidak mendengarkan musik.

Ibu hamil dalam kelompok pertama terlihat mengalami penurunan yang signifikan dalam stres, kecemasan, dan skor depresi. Sedangkan kelompok kedua yang tidak mendengarkan musik namun tetap menerima perawatan kehamilan, mengalami penurunan stres dalam skala yang kecil.

Saat mendengarkan musik, otak akan melepas hormon serotonin dan endorfin yang juga disebut sebagai hormon kebahagiaan. Hormon ini disalurkan ke janin melalui plasenta. Tak heran bila musik dapat membantu mengurangi stres saat hamil serta menambah senyum pada wajah Anda!

Jadi, apa musik favorit Anda saat sedang bersantai dengan Si Kecil di perut?

1 Komentar