Sukses

8 Tips Memasak Daging Rendah Kolesterol

Bagaimana cara memasak daging agar rendah kolesterol? Pelajari tipsnya berikut ini.

KlikDokter.com - The American Heart Association merekomendasikan pola diet yang menekankan unggas dan membatasi daging merah. Pasalnya, jumlah lemak jenuh dalam daging dapat bervariasi tergantung pada cara memotong dan bagaimana daging itu disajikan. Berikut adalah beberapa cara untuk mengurangi lemak jenuh dalam daging:

  1. Pilih potongan daging yang tipis dengan lemak yang terlihat minim. Potongan daging sapi tanpa lemak adalah sirloin atau bagian pinggang. Potongan daging sapi bagian lain yang dianjurkan adalah termasuk tenderloin atau loins chop. Sedangkan pemotongan domba yang paling baik adalah pada bagian kaki, lengan dan pinggang.
  2. Hindari semua jenis lemak yang terlihat dari daging sebelum dimasak sebisa mungkin
  3. Pilihlah daging yang dibakar daripada daging yang digoreng seperti hamburger, daging domba, ataupun tumis daging.
  4. Gunakan rak untuk mengalirkan lemak dan minyak ketika daging selesai dimasak, dipanggang atau dibakar. Bukan dengan mengolesinya dengan anggur, jus buah atau bumbu yang berbahan dasar minyak.
  5. Jika Anda memasak sup, daging semur atau olahan kuah daging, masaklah satu hari sebelumnya untuk membiarkan hidangan tersebut dingin. Pada akhirnya, lemak akan membeku di permukaan atas dan Anda bisa untuk menghilangkan lemak yang berada di permukaan atas tersebut. Setelah itu, mulailah untuk mengonsumsi makanan yang Anda masak.
  6. Makanlah ayam dan kalkun daripada bebek dan angsa, karena bebek dan angsa memiliki lemak lebih tinggi. Pilihlah daging putih daripada daging merah, karena daging putih lebih rendah lemak dibandingkan dengan daging merah seperti daging sapi, atau daging kambing.
  7. Lepaskan kulit dari ayam atau kalkun sebelum dimasak. Sama halnya pada lemak yang ada di dalam jeroan ayam ataupun kalkun.
  8. Batasi konsumsi makanan olahan daging seperti sosis, bologna, salami ataupun hot dog. Banyak daging olahan yang memiliki kalori dan lemak jenuh yang tinggi, bahkan pada produk dengan label "rendah lemak". Selain itu, seringkali daging olahan juga memiliki kadar sodium yang tinggi. Bacalah label pembungkus makanan dengan teliti dan pilihlah daging olahan hanya sesekali saja sebagai sajian rumahan Anda.

0 Komentar

Belum ada komentar