Sukses

Efektifkah Diet Rendah Garam untuk Penyandang Kolesterol?

Diet rendah garam banyak dianjurkan untuk mereka yang memiliki penyakit degeneratif, termasuk kolesterol. Namun, apakah itu benar-benar efisien dan efektif?

KlikDokter.com – Natrium Klorida, yang lebih dikenal dengan garam meja, merupakan elemen penting untuk kesehatan karena dapat menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Senyawa ini banyak digunakan sebagai pengawet, pemberi warna, serta penyedap makanan. Tentu masakan Anda akan hambar, bukan, tanpa kehadiran garam?

Kebutuhan natrium untuk orang dewasa adalah sebanyak 1,500 mg per hari. Sedangkan makanan yang Anda konsumsi sehari-hari mungkin mengandung natrium jauh lebih banyak dari batas tersebut. Ingatlah, terlalu banyak natrium dalam makanan terkait dengan peningkatan tekanan darah tinggi, serangan jantung, dan stroke.

Lantas, apakah diet rendah garam dapat mempengaruhi kadar kolesterol seseorang?

Pada September 2003, di pertemuan ilmiah American Heart Associations, Lawrence J. Appel, M.D., profesor kedokteran di Johns Hopkins University School of Medicine, mempresentasikan hasil Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH) dengan percobaan diet rendah garam. Berdasarkan studi yang ia lakukan, diet rendah garam ternyata tidak mempengaruhi kadar kolesterol total, LDL, HDL, maupun trigliserida.

Diet DASH adalah diet rendah garam yang biasanya dianjurkan oleh dokter untuk orang yang menderita hipertensi.

Apabila Anda menderita kolesterol dan ingin melakukan pengaturan makan, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter. Nantinya dokter akan memberikan pilihan serta saran mengenai diet yang cocok untuk Anda.

0 Komentar

Belum ada komentar