Sukses

Mau Bebas Sakit Kepala, Ini Caranya!

Atasi sakit kepala Anda dengan kiat-kiat jitu dari dr. Melyarna Putri.

KlikDokter.com – Anda termasuk orang yang sering mengalami sakit kepala? Sakit kepala ini sudah mengganggu kehidupan dan produktivitas Anda?

Bahkan Anda pun sudah berkali-kali ke dokter namun masih mengalami sakit kepala berulang?

Gejala sakit kepala memang sulit dihilangkan sepenuhnya dan dicegah kekambuhannya. Sebab, pencetus dari keluhan ini bisa jadi merupakan hal-hal yang sering tidak disadari dan sulit untuk dihindari.

Misalnya saja kelelahan, stres, emosi, rokok, terlambat makan, makanan, dan sebagainya. Apabila Anda merasa jawaban Anda ‘iya’ untuk tiga pertanyaan di atas, maka Anda dapat mencoba beberapa kiat berikut.

Selengkapnya di halaman selanjutnya.

1 dari 2 halaman

Mau Bebas Sakit Kepala, Ini Caranya!

Neuralgin Rhema

Rutin Berolahraga

Rutin berolahraga setidaknya 2 hari per minggu akan menurunkan risiko sakit kepala pada pria dan wanita.

Tidur

Ternyata tidur merupakan cara yang efektif untuk mengurangi sakit kepala. Pada penelitian Shimmery menyatakan bahwa obat golongan NSAID dapat menghilangkan sakit kepala pada 45% pasien.

Kafein

Kafein bisa didapatkan dari minuman seperti soda, teh, dan kopi. Penelitian  Bjorkedal dan Flaten menunjukkan bahwa pemberian kafein sebanyak 4 miligram per kilogram berat badan dapat mengurangi rasa nyeri. Namun, konsumsi kafein dalam jumlah besar juga dapat menimbulkan risiko. Konsumsi 250 miligram kafein dikatakan dapat menurunkan peredaran darah di dalam otak sehingga apabila ingin mengkonsumsi kafein sebaiknya benar-benar memperhatikan jumlah yang dikonsumsi agar tidak sampai 250 miligram.

Kapsaicin

Tanaman sejenis cabe ini juga memiliki efek untuk mengatasi nyeri.

Relaksasi

Relaksasi selama 10-30 menit yang dilakukan 2 kali dalam seminggu selama 12 minggu dikatakan mampu menurunkan tingkat stres dan kecemasan yang berujung pada menurunkan gejala sakit kepala. Relaksasi ini menggunakan metode Jacobson’s Progressive Muscle Relaxation atau PMR, yaitu sebuah metode relaksasi untuk menurunkan ketegangan otot. Pada awal terapi, pasien akan dianjurkan untuk berbaring, menutup mata, dan mencoba untuk bersantai, tanpa memikirkan masalah apa pun. Jangan mencoba untuk memecahkan masalah. Di luar sesi dengan terapis, pasien dianjurkan untuk menerapkan hal ini dalam kehidupan sehari-hari.

Akupunktur

Akupunktur banyak dianjurkan sebagai salah satu terapi dalam penanganan sakit kepala, khususnya tipe TTH (tension type headache). Pada penelitian Linde dkk. dikatakan bahwa pada 50% pasien yang mendapatkan terapi akupunktur yang benar merasakan bahwa gejala sakit kepalanya berkurang. Namun, berhati-hatilah menggunakan pemilihan jenis terapi ini. Sebab, saat ini banyak jenis akupunktur ditawarkan dan beberapa di antaranya bukan teknik akupunktur sebenarnya alias palsu. Untuk mendapatkan teknik akupunktur yang benar, Anda dapat menghubungi dokter spesialis akupunktur.

Obat golongan NSAID (Nonsteroidal Anti-inflammatory Drugs)

Setelah mencoba berbagai hal di atas, sakit kepala Anda belum juga menghilang, maka mau tidak mau konsumsi obat dapat Anda pilih sebagai jalan keluarnya. Pada penelitian Shimmery menyatakan bahwa obat golongan NSAID dapat menghilangkan sakit kepala pada 50% pasien. Obat golongan ini antara lain ibuprofen, asetilsalisilat, dan natrium diklofenak. Selain itu, Anda dapat juga menggunakan obat seperti metampiron dan paracetamol yang terbukti dapat mengurangi sakit kepala. 

0 Komentar

Belum ada komentar