Sukses

Lengkapi Nutrisi Agar Puasa Lebih Nyaman

Dengan keseimbangan dan kelengkapan nutrisi, puasa yang Anda jalani akan terasa lebih mudah dan nyaman. Simak penjelasan lengkapnya di sini.

KlikDokter.com – Bulan puasa yang dinanti-nanti pun tiba. Meski tengah melaksanakan ibadah puasa, Anda tidak boleh lengah dan tetap harus memperhatikan keseimbangan serta kelengkapan nutrisi yang dikonsumsi.

Usahakan agar lima zat gizi ini tersedia dalam hidangan sahur dan berbuka Anda, yaitu karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Anda pun masih dapat makan tiga kali sehari pada saat berpuasa. Nah, berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan mengenai pola makan dan nutrisi, dari saat sahur hingga berbuka puasa:

1. Ketika Sahur

Jadikan sahur sebagai makan pagi Anda. Agar kenyang lebih tahan lama, pilihlah makanan yang dapat meningkatkan kadar gula darah secara lambat namun tahan lama, seperti nasi merah, ubi, kacang hijau, pisang, dan apel. Agar lebih mengenyangkan, perbanyak porsi sayur dan buah yang mengandung banyak serat. Hindari juga makanan yang pedas karena dapat mengiritasi lambung.

Setelah menyantap sahur, Anda disarankan untuk tidak langsung tidur kembali, melainkan dua hingga tiga jam setelah makan. Hal ini dimaksudkan agar makanan yang Anda konsumsi dapat dicerna tubuh dengan baik.

Berikut saran untuk panduan nutrisi di saat santap berbuka puasa.

1 dari 2 halaman

Lengkapi Nutrisi Agar Puasa Lebih Nyaman

Nutrive Benecol

2. Ketika Berbuka Puasa

Berbuka puasa dapat Anda ibaratkan sebagai camilan sore hari. Pada kesempatan ini Anda dianjurkan untuk mengonsumsi makanan atau minuman yang ringan terlebih dahulu agar lambung tidak “kaget”. Anda dapat memilih makanan yang tinggi karbohidrat – namun tidak terlalu manis – untuk mengembalikan kadar gula darah seperti roti, sereal, donat, kentang, kolak, sup, dan lain-lain.

Makanan yang digoreng dan berkadar lemak tinggi sebaiknya dikurangi – jika mungkin dihindari – karena dapat menyebabkan peningkatkan asam lambung yang berpotensi menimbulkan sakit maag. Apalagi mengingat lambung cukup sensitif setelah lama tidak diisi makanan. Anda pun harus mengembalikan cairan di tubuh agar tidak dehidrasi dengan mengonsumsi banyak air putih. Selain itu, jus buah juga bisa dijadikan sebagai pilihan. Namun demikian, hindari langsung mengonsumsi air dingin ketika berbuka puasa, karena dapat menyebabkan nyeri lambung.

Anda dapat menikmati makan malam “yang sebenarnya” setelah menunaikan shalat tarawih. Pastikan menu makan Anda mengandung lima komponen zat gizi yang telah diutarakan sebelumnya. Meski demikian, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemilihan menu santapan Anda, yaitu:

  • Makanan yang direbus, dikukus, atau ditumis lebih baik daripada makanan yang digoreng.
  • Konsumsilah daging yang rendah lemak.
  • Makan dan kunyahlah pelan-pelan, tidak perlu terburu-buru.
  • Hindari makanan yang terlalu asin dan manis.
  • Batasi konsumsi kafein dari kopi ataupun teh. 

0 Komentar

Belum ada komentar