Kesehatan Mental

Manfaat Berpikir Positif bagi Kesehatan Fisik dan Mental

dr. Muhammad Iqbal Ramadhan, 18 Des 2020

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Manfaat berpikir positif bagi kesehatan tak sekadar bikin tenang. Hal tersebut juga bisa membuat Anda terhindar dari berbagai penyakit berbahaya, lho!

Manfaat Berpikir Positif bagi Kesehatan Fisik dan Mental

Sebagian masalah dalam hidup disebabkan oleh pikiran. Guna menurunkan risiko masalah tersebut, Anda mesti belajar berpikir positif agar bisa memiliki pandangan hidup yang lebih sehat dan konstruktif.

Faktanya, pikiran negatif dapat membuat Anda cenderung terburu-buru dalam mengambil keputusan. Sebaliknya, jika Anda mendahulukan pikiran positif, masalah dapat dihadapi dengan sikap terbuka dan secara fleksibel, sehingga keputusan yang diambil juga lebih tepat.

Apakah manfaat berpikir positif hanya sekadar itu saja? Tentu saja tidak. Manfaat berpikir positif bagi kesehatan fisik dan mental sangatlah beragam. Berikut ini beberapa manfaat yang dimaksud:

1 dari 3

1. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Faktanya, aktivasi di area otak yang terkait dengan emosi negatif dapat menyebabkan respons sistem kekebalan tubuh yang lemah terhadap vaksin flu. 

Sebaliknya, orang-orang yang optimis dan cenderung berpikir positif memiliki daya tahan tubuh lebih kuat.

Saat seseorang bahagia dan optimis, hormon oksitosin —yang juga disebut sebagai hormon cinta— akan beredar dengan optimal ke seluruh tubuh. Hal tersebut dapat meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh dalam menangkal kuman penyebab penyakit.

Artikel Lainnya: Keseringan Berpikiran Negatif Berisiko Sebabkan Demensia!

2. Memelihara Kesehatan Jantung

Berpikir positif dapat menciptakan denyut jantung yang lebih teratur. Hal ini pada akhirnya turut menjaga kesehatan organ tersebut, sehingga penyakit tidak mudah terjadi.

Manfaat berpikir positif untuk kesehatan jantung khususnya dirasakan apabila dikombinasikan dengan penerapan pola makan dan gaya hidup sehat, olahraga rutin, serta cukup istirahat.

3. Risiko Stroke Lebih Rendah

Hasil penelitian terbaru dari University of Michigan menemukan, orang-orang yang terbiasa berpikir positif dalam hidup memiliki risiko stroke yang lebih rendah.

2 dari 3

4. Menurunkan Risiko Serangan Jantung

Hal ini masih berhubungan dengan manfaat berpikir positif sebelumnya. 

Diketahui bahwa berpikir positif yang dikombinasikan dengan penerapan gaya hidup dan pola makan sehat dapat mencegah terbentuknya plak di pembuluh darah (aterosklerosis). Plak tersebut merupakan cikal bakal penyakit jantung dan serangan jantung.

5. Harapan Hidup yang Lebih Panjang

Seseorang yang cenderung berpikir positif memiliki angka harapan hidup 10 tahun lebih lama dibandingkan mereka yang berpikiran negatif. 

Manfaat tersebut bisa dirasakan karena berpikir positif merupakan salah satu modal yang dibutuhkan untuk menjaga kestabilan kesehatan fisik dan mental.

6. Meningkatkan Toleransi Nyeri

Berpikir positif dapat membuat tubuh Anda merasa lebih relaks. Hal itu diduga turut mempengaruhi tingkat fokus pada rasa sakit.

Dengan kata lain, orang-orang yang cenderung berpikir positif memiliki tingkat toleransi nyeri yang lebih tinggi.

Artikel Lainnya: Toxic Positivity, Dampak Negatif Berpikir Positif

3 dari 3

7. Menciptakan Kepribadian yang Tangguh

Ketika berhadapan dengan tantangan, orang dengan pikiran positif biasanya lebih fokus untuk memperbaiki masalah. Mereka pun tidak akan menyerah hingga masalah yang dihadapi sepenuhnya tuntas.

8. Mengatasi Stres

Berpikir positif dapat mengurangi produksi hormon kortisol di dalam tubuh. Semakin rendah kadar hormon tersebut, semakin kecil pula kemungkinan terjadinya stres, depresi, dan masalah kesehatan mental lainnya.

9. Menurunkan Risiko Kecemasan

Pikiran negatif adalah salah satu faktor yang dapat mencetuskan kecemasan berlebihan. Sebaliknya, pikiran positif yang dikelola dengan baik dapat membantu Anda terhindar sekaligus terbebas dari kondisi tersebut.

10. Lebih Bijak dalam Mengambil Keputusan

Pikiran yang positif dapat membantu Anda mengambil langkah yang konstruktif dalam memecahkan suatu masalah. 

Anda pun tidak akan mudah terlarut dalam tekanan karena terlalu memikirkan hal-hal yang tidak penting mengenai masalah yang sedang dihadapi.

Manfaat positive thinking alias berpikir positif bagi kesehatan fisik dan mental ternyata sangat bervariasi. Oleh karena itu, mulailah untuk mengembangkan pola pikir tersebut sambil dikombinasikan dengan penerapan gaya hidup sehat. Dengan demikian, kesehatan dan kualitas hidup Anda akan senantiasa terjaga.

Terkendala dalam menciptakan pola pikir yang positif? Sebaiknya segera konsultasikan kondisi Anda kepada dokter atau psikolog melalui LiveChat 24 jam atau di aplikasi KlikDokter.

(NB/JKT)

pikiran
kesehatan mental