Sukses

Pengertian

Tumor otak merupakan suatu massa atau benjolan yang tumbuh secara tidak normal di dalam otak. Benjolan ini dapat bersifat jinak maupun ganas. Sumbernya pun bisa berasal dari otak itu sendiri (tumor primer) maupun penyebaran dari bagian tubuh lainnya (tumor sekunder atau metastasis).

Tumor yang asalnya berasal dari otak dikelompokkan menjadi beberapa jenis, Pengelompokan ini didasarkan atas asal selnya. Masing-masing jenis memiliki pola perkembangan dan prognosis pengobatan masing-masing.

Walaupun penyebabnya tidak diketahui dengan pasti, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan peluang seseorang mengalami tumor otak di kemudian hari. Faktor tersebut antara lain:

  • Paparan radiasi, misalnya penderita kanker yang mendapatkan terapi radiasi
  • Adanya riwayat tumor otak di keluarga

Diagnosis

Untuk menetapkan diagnosis tumor otak, diperlukan beberapa pemeriksaan penunjang, seperti:

  • Pemeriksaan neurologis yang meliputi tes penglihatan, pendengaran, keseimbangan, kekuatan dan refleks. Adanya gangguan pada salah satu kerja tubuh tersebut dapat mencerminkan area otak tempat tumor berada.
  • Magnetic resonance imaging (MRI) untuk melokalisasi letak tumor dengan lebih pasti.
  • Computerized tomography (CT) untuk memastikan letak tumor atau melihat anggota tubuh lain yang dicurigai menjadi tempat utama kanker berada (pada tumor orak sekunder).
  • Positron emission tomography (PET) untuk mencari induk kanker apabila tumor otak dicurigai sebagai anak sebar.
  • Biopsi otak berupa pengambilan sedikit bagian otak untuk diperiksa di bawah mikroskop. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan sifat tumor, apakah jinak atau ganas.

Penyebab

Tumor primer otak terjadi ketika sel-sel otak mengalami perubahan DNA dan berkembang secara tidak terkendali. Di saat sel-sel lain mati dan beregenerasi, sel ini tetap hidup sehingga menumpuk menjadi suatu massa.

Pada dewasa, sebenarnya tumor primer otak sangat jarang terjadi. Kasus yang terjadi sebagian besar merupakan anak sebar kanker dari bagian lain di tubuh.

Berbagai macam tumor otak yang bersifat primer, seperti:

  • Glioma. Tumor ini berasal dari sel otak sendiri maupun sumsum tulang belakang. Meliputi astrositoma, ependimoma, glioblastoma, oligoastrositoma dan oligodenderoglioma.
  • Meningioma. Meningioma merupakan jenis tumor otak yang asal selnya dari membran yang melindungi otak dan sumsum tulang belakang (meningens).
  • Acoustic neuromas (schwannomas). Tumor jenis ini berkembang dari sel yang fungsinya mengatur keseimbangan dan pusat pendengaran di otak.
  • Pituitary adenomas yang berasal dari sel-sel kelenjar pituitary di dasar otak. Adanya tumor pada area ini dapat menyebabkan gangguan hormon yang dihasilkannya.
  • Medulloblastomas. Tumor jenis ini paling banyak terjadi pada anak dan berasal dari sel yang terletak di bagian belakang otak atau medulla spinalis.
  • Germ cell tumors. Germ sel tumor berasal dari sel yang sama dengan sel yang tumbuh menjadi testis atau ovarium, ketika bayi di dalam rahim.
  • Craniofaringiomas. Tumor jenis ini tumbuh dari sel yang terletak dekat dengan kelenjar pituitary. Oleh karena itu, pembesarannya dapat memengaruhi produksi hormon juga.

Sedangkan tumor kanker sekunder terjadi akibat adanya anak sebar dari bagian lain di tubuh. Misalnya pada kasus kanker payudara, kolon, ginjal, paru dan melanoma di kulit.

Gejala

Secara umum, gejala yang dapat dialami penderita tumor otak adalah:

  • Nyeri kepala yang semakin berat dan bertambah sering
  • Mual muntah yang tidak diketahui sebabnya
  • Gangguan penglihatan, misalnya penglihatan ganda
  • Gangguan pergerakan tangan dan kaki
  • Gangguan bicara
  • Gangguan kesadaran
  • Kejang
  • Gangguan pendengaran

Jenis keluhan spesifik yang dialami dapat bervariasi, bergantung pada letak tumor, ukuran dan jenisnya.

Pengobatan

Pengobatan untuk pasien tumor otak dapat bervariasi, tergantung pada:

  • Tipe tumor
  • Lokasi
  • Ukuran
  • Seberapa luas ketidaknormalan selnya
  • Kondisi kesehatan secara umum

Opsi pengobatan yang dapat diberikan meliputi:

  • Pemberian steroid untuk menekan respons peradangan dan bengkak di sekitar tumor.
  • Operasi yang dilakukan apabila batas tumor masih dapat dilihat jelas.
  • Radiosurgery. Tidak seperti operasi yang umum dilakukan, radiosurgery merupakan salah satu opsi terapi yang menggunakan sinar radiasi terfokus untuk mematikan sel kanker pada area tertentu.
  • Radioterapi. Terapi ini digunakan untuk menekan pertumbuhan sel kanker dan perlahan mematikannya.
  • Kemoterapi. Kemoterapi dilakukan dengan menggunakan obat yang bekerja membunuh sel kanker, baik dengan cara diminum maupun dimasukkan lewat pembuluh darah.

Komplikasi

Komplikasi yang terjadi bergantung pada area tempat tumor berada. Misalnya, pada tumor yang tumbuh pada bagian otak yang mengatur memori, maka kehilangan daya ingat adalah komplikasi yang dapat terjadi.

Pencegahan

Karena penyebab tumor otak belum diketahui pasti, maka tidak ada pencegahan spesifik yang dapat dilakukan untuk menghindari tumor otak ini.