Sukses

Pengertian

Sindrom Zollinger-Ellison merupakan penyakit langka di mana terbentuk satu atau lebih tumor pada pankreas atau bagian atas usus halus. Tumor tersebut, yang disebut sebagai gastrinoma, mengeluarkan sejumlah besar hormon gastrin, yang kemudian meningkatkan produksi asam lambung. Produksi asam lambung yang berlebihan dapat menyebabkan timbulnya luka pada lambung, diare, dan berbagai keluhan lainnya.

Sindrom Zollinger-Ellison merupakan penyakit yang langka. Umumnya  sindrom ini didiagnosis pada saat seseorang berusia di antara 20–50 tahun. Penanganan penyakit ini umumnya meliputi pengobatan untuk mengurangi asam lambung serta meredakan luka yang terjadi pada lambung.

Sindrom Zollinger-Ellison

Penyebab

Penyebab sindrom Zollinger-Ellison belum diketahui secara pasti. Akan tetapi, alur dari proses terjadinya penyakit ini telah banyak diteliti oleh para pakar.

Sindrom ini diawali ketika terbentuk tumor yang disebut sebagai gastrinoma pada pankreas, usus halus bagian atas, atau kelenjar limfe yang terletak di sekitar pankreas. Tumor tersebut terbentuk dari sel-sel yang memproduksi hormon gastrin dalam jumlah banyak, yang menyebabkan peningkatan produksi asam lambung.

Hal ini kemudian menyebabkan terbentuknya luka pada lambung dan terkadang juga menyebabkan diare. Selain menyebabkan produksi asam lambung yang berlebih, tumor jenis ini juga merupakan tumor yang ganas. Walaupun pertumbuhan tumor tersebut relatif lambat, tumor tetap dapat menyebar, terutama ke kelenjar limfe pada hati.

Sindrom Zollinger Ellison juga dikaitkan dengan suatu kondisi yang diturunkan, yang dikenal dengan sebutan multiple endocrine neoplasia tipe 1 (MEN 1). Orang-orang dengan MEN 1 juga dapat memiliki tumor pada kelenjar lain di tubuh, termasuk kelenjar paratiroid dan pituitari. Selain itu, individu dengan anggota keluarga yang memiliki MEN 1 juga memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami sindrom Zollinger-Ellison.

Gejala

Tanda dan gejala sindrom Zollinger-Ellison yang biasanya dikeluhkan bisa berupa:

  • Nyeri perut
  • Diare
  • Rasa terbakar, nyeri, atau tidak nyaman pada perut bagian atas
  • Refluks (arus balik) asam lambung
  • Mual dan muntah
  • Perdarahan saluran cerna
  • Penurunan berat badan yang tidak disengaja
  • Penurunan nafsu makan

Diagnosis

Diagnosis sindrom Zollinger-Ellison dapat ditentukan dengan beberapa hal berikut:

  • Riwayat medis. Dokter dapat menanyakan tanda dan gejala yang dialami serta menelaah riwayat kesehatan sebelumnya.
  • Pemeriksaan darah. Pengambilan sampel darah dapat dilakukan untuk mengevaluasi apabila terdapat kadar gastrin yang meningkat. Peningkatan kadar gastrin memang dapat menjadi petunjuk adanya tumor pada pankreas atau usus halus.

Meski demikian, peningkatan tersebut juga bisa terjadi pada kondisi lainnya. Misalnya saja pada kondisi ketika lambung tidak cukup memproduksi asam lambung, atau pada mereka yang tengah mengonsumsi obat-obat penurun asam lambung.

  • Endoskopi saluran cerna bagian atas. Pemeriksaan ini menggunakan instrumen tipis dan fleksibel yang dimasukkan ke saluran cerna melalui mulut, untuk mengevaluasi adanya luka pada lambung. Teknik ini juga dapat dilakukan untuk mengambil sampel jaringan lambung, untuk mendeteksi adanya tumor yang memproduksi gastrin.
  • Ultrasonografi (USG) endoskopik. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengevaluasi lambung, usus halus, dan pankreas dengan alat endoskopi yang memiliki kemampuan USG. Melalui prosedur ini dapat dideteksi adanya tumor pada saluran cerna bagian atas.
  • Pencitraan. Dokter dapat melakukan teknik pencitraan seperti somatostatin receptor scintigraphy. Ini merupakan pemeriksaan dengan menggunakan penelusuran radioaktif untuk menentukan lokasi tumor.

Pemeriksaan pencitraan lain yang juga dapat dilakukan mencakup ultrasonografi (USG), computerized tomography (CT), dan magnetic resonance imaging (MRI).

Pengobatan

Penanganan sindrom Zollinger-Ellison mencakup pengobatan untuk mengatasi tumor serta untuk mengatasi asam lambung yang berlebihan.

Salah satu pilihan penanganan untuk mengatasi tumor adalah berupa tindakan pembedahan apabila jumlah tumor sedikit. Namun, apabila jumlah tumor banyak atau terdapat tumor yang telah menyebar ke hati, pilihan penanganan lain perlu dilakukan.

Dokter juga bisa menyarankan beberapa pilihan penanganan untuk mengendalikan pertumbuhan tumor. Di antaranya, termasuk mengangkat tumor seoptimal mungkin, mencoba menghancurkan tumor dengan menghentikan aliran darah pada tumor atau menggunakan daya panas, menyuntikkan obat-obatan ke tumor untuk mengatasi gejala kanker, menggunakan kemoterapi untuk memperlambat pertumbuhan tumor, serta transplantasi hati.

Pilihan penanganan untuk mengatasi asam lambung yang berlebih mencakup pemberian obat untuk menurunkan produksi asam lambung, yang bekerja dengan cara menghambat ‘pompa’ yang terdapat pada sel-sel lambung yang memproduksi asam.

Pencegahan

Hingga saat ini belum ada upaya pencegahan terhadap sindrom Zollinger-Ellison yang terbukti efektif. Hal ini disebabkan karena penyebab sindrom ini yang masih belum diketahui secara pasti sampai sekarang.