Pencernaan

Lansoprazole atau Esomeprazole, Mana Paling Ampuh Atasi GERD?

Ayu Maharani, 25 Jan 2024

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Dua obat ini digunakan untuk atasi refluks asam lambung alias GERD. Lantas, apa salah satunya ada yang lebih ampuh? Dan benarkah esomeprazole jauh lebih oke?

Lansoprazole atau Esomeprazole, Mana Paling Ampuh Atasi GERD?

Orang yang asam lambungnya sering naik ke kerongkongan (GERD) memang harus mengubah pola hidupnya. 

Selain menghentikan kebiasaan langsung rebahan setelah makan, mereka juga harus mengurangi makanan pemicu, makan dalam porsi kecil tapi sering, dan setidaknya tahu soal obat-obatan seperti lansoprazole atau esomeprazole.

Mengenai obat tersebut, mana yang lebih baik untuk atasi GERD? Esomeprazole atau lansoprazole? Simak penuturan dokter berikut ini. 

Berkenalan dengan Obat Lansoprazole

Dilansir National Health Service, Inggris, lansoprazole adalah obat yang bisa mengurangi jumlah asam yang dihasilkan lambung. 

Obat ini digunakan untuk mengatasi gangguan pencernaan, khususnya GERD dengan gejala seperti nyeri ulu hati, sensasi terbakar pada dada (heartburn), mual, serta mulut asam. 

Tukak lambung dan kembung pun bisa diatasi dengan lansoprazole. Pada kondisi langka yang disebabkan oleh tumor di pankreas atau usus (sindrom Zollinger-Ellison), obat yang satu ini juga kadang digunakan. 

Bentuk dari lansoprazole umumnya berupa kapsul, tetapi ada juga yang dibuat menjadi tablet dan cairan.

Sama seperti kebanyakan obat lambung, lansoprazole untuk GERD dikonsumsi sebelum makan atau dalam keadaan perut kosong. 

Dosisnya bermacam-macam, sesuai kondisi Anda dan sesuai rekomendasi dokter. Umumnya, orang dewasa diberikan 15-30 mg dalam sehari. 

Artikel Lainnya: Sering Dikira Sama, Apa Beda GERD dengan Sakit Maag?

Berkenalan dengan Obat Esomeprazole

Sama seperti lansoprazole, esomeprazole adalah obat yang berfungsi mengurangi jumlah asam di lambung, mengatasi gejala GERD, dan mampu membantu penanganan sindrom Zollinger-Ellison. 

Kendati demikian, dr. Alvin Nursalim, Sp.PD mengatakan, esomeprazole ini merupakan obat generasi yang lebih baru. Esomeprazole yang dicampur dengan naproxen bisa untuk mengurangi peradangan nyeri sendi dan otot. 

Masih sama dengan lansoprazole, esomeprazole untuk GERD tersedia dalam bentuk kapsul, tablet, kaplet, dan likuid. 

Untuk dosisnya sendiri, dokter akan menentukan berdasarkan kondisi penyakit, usia, dan berat badan penderita. Namun secara umum, dosis yang diberikan pada orang dewasa sekitar 20 - 40 mg sehari. 

Artikel Lainnya: Ciri-Ciri Penyakit GERD yang Perlu Anda Ketahui

Mana yang Lebih Baik untuk Mengatasi GERD?

Mengenai keampuhan mengatasi GERD, efektivitas obat lansoprazole dan esomeprazole pernah diteliti dalam studi yang dipublikasikan World Journal of Gastroenterology

Dalam studi tersebut, peneliti memberikan 40 mg esomeprazole, 30 mg lansoprazole, 20 mg omeprazole, dan 40 mg pantoprazole pada 274 pasien refluks asam lambung selama 8 minggu. 

Ya, keempatnya memang obat lambung yang kerap diberikan dokter kepada pasiennya. Hasil penelitian tersebut melaporkan, esomeprazole lebih efektif untuk mengatasi dan meredakan gejala GERD daripada omeprazole, pantoprazole, dan lansoprazole

Hal itu bahkan langsung terlihat di tujuh hari pertama setelah obat-obatan tersebut digunakan.

Kendati demikian, hasil itu tidak bisa langsung dijadikan patokan pasti. Sebab, menurut dr. Alvin, hasilnya bisa bervariasi untuk case esomeprazole versus lansoprazole. 

Antara lansoprazole dan esomeprazole pada dasarnya memang memiliki perbedaan struktur molekul. 

Terlebih lagi, harga esomeprazole umumnya lebih mahal karena generiknya sendiri baru disetujui oleh US Food and Drug Administration pada tahun 2015 silam. 

Artikel Lainnya: Pedoman Hidup Sehat untuk Penderita GERD

Ini berbeda dengan lansoprazole yang harganya memang lebih murah dan generiknya sudah tersebar luas di Indonesia. 

Karena itulah, dr. Alvin Nursalim mengatakan, “Biaya dan ketersediaan obat perlu menjadi pertimbangan dalam pemberian dan pengonsumsian obat, khususnya bagi kita di Indonesia.”

Lalu, apakah dua obat lambung untuk mengatasi GERD ini bisa dibeli mandiri dan dikonsumsi sendiri tanpa anjuran atau resep dokter? 

Dokter Alvin menjawab, “Ya, kedua obat ini dapat diminum jangka pendek tanpa resep dokter 3-5 hari. Tapi, jika perlu asupan jangka panjang karena kondisi tertentu, Anda harus berkonsultasi dulu dengan dokter.”

Baik lansoprazole dan omeprazole sama-sama ampuh dan aman dikonsumsi untuk atasi asam lambung atau gejala GERD lainnya.

Apabila Anda sudah mengonsumsi antasida untuk meredakan gejala di lambung ataupun obat untuk kondisi medis lain seperti warfarin (pengencer darah), lebih baik berkonsultasi dulu dengan dokter. 

Ini bertujuan agar obat lain yang Anda konsumsi tidak berinteraksi dengan obat lansoprazole atau esomeprazole.

Jika masih ada pertanyaan seputar gangguan pencernaan dan pengobatannya, tanyakan langsung pada dokter kami lewat fitur Tanya Dokter di aplikasi  Klikdokter. 

(OVI/AYU)

GERD