Sukses

Pengertian Ventolin Expectorant

Ventolin Ekspektoran adalah obat yang mengandung Salbutamol dan guaiphenesin. Ventolin Ekspektoran digunakan untuk mengobati penyakit pada saluran pernafasan, seperti: asma dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Obat ini bekerja dengan cara merangsang secara selektif reseptor beta-2 adrenergik terutama pada otot bronkus (saluran pernafasan). Hal ini menyebabkan terjadinya bronkodilatasi (pelebaran) karena otot bronkus (saluran pernafasan) mengalami relaksasi (pengenduran syaraf). Karena efeknya yang selektif terhadap bronkus (saluran pernafasan), dan efeknya yang minimal pada sistem kardiovaskular (penyakit jantung akibat tekanan darah tinggi). Ventolin Ekspektoran adalah pilihan yang sesuai untuk mengobati bronkospasme (penyempitan pada dinding saluran pernafasan) pada pasien yang juga menderita penyakit jantung dan hipertensi.

Keterangan Ventolin Expectorant

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antiasma
  • Kandungan: Salbutamol Sulfate dan guaiphenesin
  • Bentuk: Sirup
  • Satuan Penjualan: Botol
  • Kemasan: Dus, Botol @ 100 ml
  • Farmasi: PT. GlaxoSmithKline Indonesia.

Kegunaan Ventolin Expectorant

Ventolin Expectorant digunakan untuk mengobati bronkospasme (penyempitan pada dinding saluran pernafasan), misalnya: penyakit asma karena alergi tertentu, asma bronkial, bronkitis asmatis, emfisema pulmonum, dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

Dosis & Cara Penggunaan Ventolin Expectorant

Obat Keras. Harus dengan Resep Dokter.

  • Dewasa dan anak usia lebih dari 12 tahun : 10 mL, 3-4 kali sehari
  • Anak 6-12 tahun : 5 mL-10 mL, 3-4 kali sehari.
  • Anak 2-6 tahun : 5 mL, 3-4 kali sehari.
  • Anak 2-6 tahun : 2.5 mL-5 mL, 3-4 kali sehari.
  • Pasien usia lanjut atau pasien yang sensitif terhadap stimulan beta adrenergik : dosis awal : 3-4 kali sehari 5 mL.
  • Dosis dapat dinaikkan secara bertahap sampai maksimal 4 kali sehari 20 mL.
  • Ventolin Sirup : setiap 5 ml (1 sendok takar) Ventolin mengandung salbutamol sulfat 2 mg.

Efek Samping Ventolin Expectorant

  • Tremor (bergetar) pada otot
  • Perasaan tegang
  • Vasodilatasi perifer
  • Angioedema (pembengkakan)
  • Hipotensi
  • Takikardia (denyut jantung cepat)
  • Aritmia jantung
  • Mual dan muntah

Kontraindikasi
Hipersensitif terhadap obat

Interaksi Obat
Salbutamol dan obat golongan beta blocker non selektif ( contohnya propranolol ) tidak boleh dikonsumsi bersama.

Kategori Kehamilan 
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Ventolin Expectorant ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait