Sukses

Pengertian Terikortin

Terikortin mengandung Tetracycline HCl dan Hydrocortisone acetate. Salep ini bermanfaat untuk mengobati dermatitis (peradangan pada kulit yang menyebabkan kulit memerah dan gatal). Tetracycline HCl bekerja dengan cara menghambat sintesis protein dengan mekanisme mengikat sub unit 30s ribosom bakteri, sehingga introduksi asam amino pada rantai peptida yang baru terbentuk tidak terjadi. Sedangkan, hydrocortisone bekerja dengan cara menekan migrasi leukosit polimorfonuklear dan pembalikan kenaikan permeabilitas kapiler.

Keterangan Terikortin

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Anti Infeksi Topikal dengan Kortikosteroid.
  • Kandungan: tetracycline HCl 30 mg dan hydrocortisone acetate 10 mg
  • Bentuk: Salep
  • Satuan Penjualan: Tube
  • Kemasan: Dus, Tube @ 5 gram.
  • Farmasi: Ifars.
  • Harga: Rp 8.000 - Rp 18.000 / Box.

Kegunaan Terikortin

Terikortin digunakan untuk terapi pengobatan gangguan kulit yang terinfeksi oleh bakteri.

Dosis & Cara Penggunaan Terikortin

Terikortin merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras. Harus berdasarkan resep dokter.
Oleskan tipis-tipis 2 hingga 4 kali sehari pada daerah yang terinfeksi.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius.

Efek Samping Terikortin

Efek samping mungkin terjadi selama penggunaan Terikortin adalah kulit kering, ruam, dan gatal.

Kontraindikasi
Tidak boleh diberikan pada pasien yang hipersensitif terhadap tetracycline dan hidrocortisone.

Artikel
    Penyakit Terkait