Sukses

Pengertian Tensobon

Tensobon merupakan salah satu Sediaan Tablet yang mengandung Captopril 25 mg, obat ini diproduksi oleh Coronet Crown. Captopril adalah obat yang digunakan pada penderita hipertensi (tekanan darah tinggi), sertapada penderita gangguan atau gagal jantung kronis. Tensobon bekerja menghambat kinerja ACE, produksi Angiotensin II berkurang sehingga otot pada dinding pembuluh akan mengendur. Hal ini menyebabkan pelebaran pembuluh darah sehingga lebih mudah dilewati oleh darah dan mengurangi beban kerja jantung.

Keterangan Tensobon

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: ACE Inhibitor.
  • Kandungan: Captopril 25 mg.
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @10 Tablet.
  • Farmasi: Coronet Crown.
  • Harga: Rp 30.000 - Rp 50.000 / Strip.

Kegunaan Tensobon

Tensobon digunakan tekanan darah tinggi sedang hingga berat, kegagalan jantung kronis.

Dosis & Cara Penggunaan Tensobon

Tensobon merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras. Harus dengan resep dokter.

  • Tekanan darah tinggi: dosis awal 12.5 mg tiga kali sehari, dapat ditingkatkan menjadi 25-50 mg 2-3 kali sehari. Maksimal 150 mg/hari. Pada kasus berat: maksimal 450 mg/hari.
  • Gagal jantung kronis:
    • Dewasa: dosis awal 12.5 mg 3 kali sehari. Dapat ditingkatkan dengan interval dibawah 50 mg/hari setiap 2 minggu sekali. Maksimal 450 mg/hari
    • Anak-anak: 0.15-0.3 mg/kgBB 3 kali sehari. Dapat ditingkatkan sesuai kebutuhan setiap 1 minggu secara perlahan.
    • Dosis pencegahan 6.25 mg 3 kali sehari
    • Sebaiknya obat ini diberikan dengan perut kosong. Berikan 1 jam sebelum makan atau 2 jam sesudah makan.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius.

Efek Samping Tensobon

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Tensobon, yaitu:

  • Sensasi gatal-gatal
  • Gangguan indera pengecap atau perasa
  • Gangguan pencernaan
  • Tekanan darah rendah
  • Protein pada urine
  • Penurunan jumlah sel darah putih

Overdosis
Penggunaan Captopril yang berlebihan dapat menimbulkan gejala hipotensi berat, syok, stupor, bradikardia, gangguan elektrolit, dan gagal ginjal.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan tensobon pada wanita hamil.

Interaksi Obat
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Tensobon:
1. Thiazide dapat meningkatkan efek antihipertensi
2. NSAID dapat menurunkan efek antihipertensi

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan tensobon ke dalam Kategori D:
Ada bukti positif risiko pada janin manusia, tetapi manfaat obat jika digunakan pada wanita hamil dapat diterima meskipun ada risiko (misalnya, jika obat tersebut diperlukan dalam situasi yang mengancam jiwa atau untuk penyakit serius dimana obat-obatan yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).

Perhatian Menyusui
Captopril terdistribusi ke dalam ASI dalam jumlah kecil. Konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

Artikel
    Penyakit Terkait