Sukses

Pengertian Reminyl

Reminyl adalah obat yang mengandung Galantamine dan dikemas dalam bentuk sediaan kapsul lepas lambat. Reminyl digunakan untuk mengobati demensia pada penderita penyakit Alzheimer. Obat ini bekerja dengan cara meningkatkan efek asetilkolin pada reseptor nikotinik.

Keterangan Reminyl

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Neurodegeneratif
  • Kandungan: Galantamine 16 mg ; Galantamine 8 mg
  • Bentuk: Kapsul Lepas Lambat
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Box, 4 Strip @ 7 Kapsul lepas lambat 
  • Farmasi: Janssen Cilag/ Soho Industri Pharmasi
  • Harga: Rp30.000 - Rp45.000/ Kapsul

Kegunaan Reminyl

Reminyl digunakan untuk mengobati demensia (penyakit yang mengakibatkan penurunan daya ingat dan cara berpikir) pada penyakit Alzheimer.

Dosis & Cara Penggunaan Reminyl

Reminyl merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan Reminyl juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaannya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Dewasa: Dosis Awal: 8 mg / hari selama 4 minggu, kemudian meningkat menjadi 16 mg / hari selama minimal 4 minggu.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu 25 derajat Celcius.

Efek Samping Reminyl

Efek samping yang ditimbulkan selama penggunaan Reminyl yaitu:

  • Nyeri perut
  • Bradikardia
  • Nafsu makan menurun
  • Depresi
  • Diare
  • Pusing
  • Dispepsia
  • Halusinasi
  • Sakit kepala

Overdosis
Overdosis Galantamine dapat menyebabkan beberapa gejala berikut:

  • Kelemahan otot
  • Mual parah, muntah
  • Kram saluran cerna
  • Kelebihan produksi air liur dan air mata
  • Berkeringat
  • Kejang
  • Tekanan darah rendah
  • Gangguan jalan napas 

Kontraindikasi
Hindari penggunaan pada pasien dengan gangguan hati dan ginjal berat.

Interaksi Obat
Reminyl dapat berinteraksi dengan obat-obat berikut:
  • Golongan inhibitor CYP2D6 kuat (misalnya quinidine, paroxetine, fluoxetine)
  • Golongan inhibitor CYP3A4 (misalnya ketoconazole, ritonavir, erythromycin)
  • Golongan kolinomimetik lain (misalnya ambenonium, donepezil, neostigmin, piridostigmin, rivastigmin, pilokarpin sistemik)
  • Antikolinergik atropin

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Reminyl ke dalam Kategori C: Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.
 
Perhatian Menyusui
Tidak ada data tentang keberadaan obat dalam ASI, efek pada bayi yang disusui, atau pada produksi ASI. Konsultasikan pada dokter sebelum menggunakan obat ini.
Artikel
    Penyakit Terkait