Sukses

Pengertian Polycrol

Polycrol merupakan obat yang diproduksi oleh Nicholas Laboratories Indonesia. Obat ini tersedia dalam bentuk suspensi dan tablet kunyah.

Obat Polycrol diindikasikan untuk menangani sakit maag, tukak lambung, gangguan pencernaan, dan tukak usus dua belas jari.

Artikel Lainnya: Awas, Hobi Makan Gorengan Bisa Picu Maag!

Keterangan Polycrol

Sebelum penggunaan, perhatikan keterangan obat Polycrol berikut ini:

  1. Polycrol Suspensi

     
  • Golongan: Obat Bebas.
  • Kelas Terapi: Antasid, Obat Antirefluks, dan Antiulserasi.
  • Kandungan: Activated methylpolysiloxane 25 mg, Mg(OH)2 100 mg, Al(OH)3 compressed gel (equiv to Al(OH)3 306 mg) 1.55 g.
  • Bentuk: Suspensi.
  • Satuan Penjualan: Botol Plastik.
  • Kemasan: Botol Plastik @ 100 ml; Botol Plastik @ 180 ml.
  • Farmasi: Nicholas Laboratories Indonesia.
  • Harga: Rp20.000 – Rp42.000/ Botol.
  1. Polycrol Tablet Kunyah

  • Golongan: Obat Bebas.
  • Kelas Terapi: Antasid, Obat Antirefluks, dan Antiulserasi.
  • Kandungan: Activated methylpolysiloxane 25 mg, Mg(OH)2 100 mg, Al(OH)3-Mg carbonate co-dried gel 275 mg.
  • Bentuk: Tablet Kunyah.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Box, 12 Amplop @ 1 Strip @ 10 Tablet Kunyah.
  • Farmasi: Nicholas Laboratories Indonesia.
  • Harga: Rp7.000 – Rp17.000/ Strip.

Artikel Lainnya: Waspada, Inilah Penyebab dan Gejala Tukak Lambung pada Anak

  1. Polycrol 400 Tablet Kunyah

  • Golongan: Obat Bebas.
  • Kelas Terapi: Antasid, Obat Antirefluks, dan Antiulserasi.
  • Kandungan: Activated methylpolysiloxane 125 mg, Mg(OH)2 400 mg, Al(OH)3 400 mg.
  • Bentuk: Tablet Kunyah.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Box, 12 Amplop @ 1 Strip @ 10 Tablet Kunyah.
  • Farmasi: Nicholas Laboratories Indonesia.
  • Harga: Rp5.500 – Rp21.500/ Strip.
  1. Polycrol Forte Suspensi

  • Golongan: Obat Bebas.
  • Kelas Terapi: Antasid, Obat Antirefluks, dan Antiulserasi.
  • Kandungan: Activated methylpolysiloxane 125 mg, Mg(OH)2 100 mg, Al(OH)3 compressed gel (equiv to Al(OH)3 200 mg) 1.55 g.
  • Bentuk: Suspensi.
  • Satuan Penjualan: Botol.
  • Kemasan: Botol @ 100 ml; Botol @ 180 ml.
  • Farmasi: Nicholas Laboratories Indonesia.
  • Harga Polycrol Forte 100 ml: Rp25.000 – Rp57.000/ Botol.
  • Harga Polycrol Forte 180 ml: Rp35.500 – Rp75.000/ Botol.
  1. Polycrol Forte Tablet

  • Golongan: Obat Bebas.
  • Kelas Terapi: Antasid, Obat Antirefluks, dan Antiulserasi.
  • Kandungan: Activated methylpolysiloxane 125 mg, Mg(OH)2 100 mg, Al(OH)3-Mg carbonate co-dried gel 275 mg.
  • Bentuk: Tablet Kunyah.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Box, 24 Strip @ 10 Tablet Kunyah.
  • Farmasi: Nicholas Laboratories Indonesia.
  • Harga: Rp5.000 – Rp17.000/ Strip.

Kegunaan Polycrol

Polycrol diindikasikan untuk menangani sakit maag, tukak lambung, gangguan pencernaan, dan tukak usus dua belas jari.

Artikel Lainnya: Kenapa Telat Makan Bisa Picu Sakit Mag?

Dosis & Cara Penggunaan Polycrol

  1. Polycrol Suspensi

  • Dosis: diminum 3 kali sehari 1-2 sendok teh. 
  1. Polycrol Tablet Kunyah

  • Dosis: diberikan 3 kali sehari 1-2 tablet kunyah. 
  1. Polycrol 400 Tablet Kunyah

  • Dosis: 1-2 tablet kunyah, 3 kali sehari. 
  • Diminum 1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan, dan menjelang tidur.
  1. Polycrol Forte Suspensi

  • Dewasa: 1-2 sendok takar (5-10 ml), 3-4 kali sehari 
  • Anak usia 6-12 tahun: 1/2-1 sendok takar (2.5-5 ml), 3-4 kali sehari 
  • Diminum 1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan, dan menjelang tidur. 
  1. Polycrol Forte Tablet

  • Dosis: 1-2 tablet kunyah, 3 kali sehari. 
  • Diminum 1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan, dan menjelang tidur.

Cara Penyimpanan Polycrol

Simpan di bawah 30 derajat Celsius.

Artikel Lainnya: Kenali Penyakit yang Sering Menyerang Lambung

Efek Samping Polycrol

Terdapat beberapa efek samping yang dapat terjadi setelah penggunaan obat Polycrol, yaitu: 

Kontraindikasi

Hindari penggunaan Polycrol pada pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap kandungan dalam obat. 

Untuk Polycrol Forte Suspensi, jangan dikonsumsi pada pasien yang memiliki gangguan ginjal yang berat.

Interaksi Obat

Dapat berinteraksi dengan simetidin dan tetrasiklin. 

Artikel
    Penyakit Terkait