Sukses

Pengertian Plasbumin

Plasbumin adalah obat yang mengandung protein albumin. Protein albumin digunakan pada kasus berat, seperti terapi darurat untuk syok hipovolemik (jantung tidak mampu memasok darah yang cukup ke seluruh tubuh akibat volume darah yang kurang), terapi pemberian cairan pengganti untuk pendarahan, trauma, luka bakar, bakteremia (terdapat bakteri dalam aliran darah), gagal ginjal. Plasbumin tersedia dalam berbagai konsentrasi. Plasbumin yang mengandung 5% albumin biasanya digunakan pada pasien hipovolemik, sedangkan Plasbumin 25% lebih pekat direkomendasikan pada pasien yang asupan cairan dan natriumnya harus diminimalkan, misalnya: pasien dengan hipoproteinemia (kurangnya kadar protein dalam darah) atau edema serebral (pembengkakan otak) atau pada pasien anak.

Keterangan Plasbumin

  1. Plasbumin 5 
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Larutan Steril
    • Kandungan: Protein 0.05 gram
    • Bentuk: Infus
    • Satuan Penjualan: Vial
    • Kemasan: Vial @ 50 mL
    • Farmasi: Dipa Pharmalab Intersains
    • Harga: -
  2. Plasbumin 20
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Larutan Steril
    • Kandungan: Protein 0.2 gram
    • Bentuk: Infus
    • Satuan Penjualan: Vial
    • Kemasan: Vial @ 100 mL
    • Farmasi: Dipa Pharmalab Intersains
    • Harga: Rp915.000 - Rp1.610.000/ Box
  3. Plasbumin 25
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Larutan Steril
    • Kandungan: Protein 0.25 gram
    • Bentuk: Infus
    • Satuan Penjualan: Vial
    • Kemasan: Box, 1 Vial @ 50 mL
    • Farmasi: Dipa Pharmalab Intersains
    • Harga: Rp925.000 - Rp2.360.000/ Box

Kegunaan Plasbumin

Plasbumin digunakan untuk terapi darurat untuk syok hipovolemik (jantung tidak mampu memasok darah yang cukup ke seluruh tubuh akibat volume darah yang kurang), terapi pemberian cairan pengganti untuk pendarahan, trauma, luka bakar, bakteremia (terdapat bakteri dalam aliran darah), gagal ginjal.

Dosis & Cara Penggunaan Plasbumin

Plasbumin merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras, sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep Dokter.

Selain itu, dosis penggunaan plasbumin bersifat individual sehingga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan.

Efek Samping Plasbumin

Efek samping yang mungkin terjadi apabila menggunakan Plasbumin adalah:

  • Urtikaria (Biduran/gatal-gatal)
  • Demam disertai menggigil
  • Denyut nadi dan takikardia (ritme jantung lebih cepat dari normal)

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Plasbumin pada penderita:

  • Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap komposisi dari plasbumin
  • Pasien yang memiliki riwayat gagal ginjal dan gagal jantung akut.
  • Pasien yang memiliki riwayat anemia kronis.

Interaksi Obat
Penggunaan plasbumin tidak boleh dicampur dengan protein hidrosilat, larutan asam amino dan alkohol.

Kategori Kehamilan
Menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan plasbumin ke dalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut:

Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait