Sukses

Pengertian Pergoveris

Pergoveris adalah obat yang di produksi oleh Merck Indonesia. Obat ini mengandung Follitropin α 150 IU, lutropin α 75 IU yang diindikasikan untuk menstimulasi perkembangan folikel pada wanita yang diindikasikan kekurangan Luteinizing Hormon dan Follicel Stimulating Hormon berat (kadar LH serum endogen <1,2 IU / L).

Keterangan Pergoveris

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Hormon Trofik dan Obat Sintetis Terkait
  • Kandungan: Follitropin α 150 IU, lutropin α 75 IU
  • Bentuk: Serbuk Injeksi
  • Satuan Penjualan: Satuan Vial
  • Kemasan: Box, 1 Vial Serbuk Injeksi + Pelarut @ 1 mL
  • Farmasi: Merck Indonesia
  • Harga: -

Kegunaan Pergoveris

Pergoveris diindikasikan untuk menstimulasi perkembangan folikel pada wanita dengan pasien yang diindikasikan kekurangan Luteinizing Hormon dan Follicel Stimulating Hormon berat (kadar LH serum endogen <1,2 IU / L).

Dosis & Cara Penggunaan Pergoveris

Pergoveris merupakan golongan obat keras. Obat ini memerlukan resep dokter untuk pembelian serta penggunaannya.

  • Dosis: 1 vial diberikan melalui injeksi sub kutan per hari di area bergantian.
  • Dosis FSH dapat ditingkatkan sebesar 37,5-75 diberikan melalui injeksi intravena setelah 7-14 hari. Dapat memperpanjang durasi stimulasi dalam 1 siklus hingga 5 minggu.
  • Ketika respons optimal diperoleh, satu injeksi 5.000-10.000 IU hCG harus diberikan 24-48 jam setelah injeksi Pergoveris terakhir. Pasien dianjurkan untuk melakukan senggama pada hari & pada hari setelah pemberian hCG. Sebagai gantinya, inseminasi intrauterin (salah satu prosedur reproduksi berbantu dimana sperma suami dicuci (dipreparasi) kemudian dimasukkan ke dalam rahim istri melalui kateter kecil) dapat dilakukan.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu dibawah 25 derajat Celcius. Simpan dalam kemasan aslinya agar terlindung dari cahaya.

Efek Samping Pergoveris

Efek samping yang mungkin timbul adalah:

  • Sakit kepala
  • Kista indung telur
  • Reaksi luka ringan sampai berat
  • Somnolen (mengantuk yang cukup dalam namun masih bisa dibangunkan dengan menggunakan rangsangan)
  • Nyeri perut dan gangguan saluran pencernaan
  • OHSS (kondisi ovarium yang menghasilkan sel telur lebih banyak dari normalnya) ringan atau sedang
  • Nyeri payudara
  • Nyeri panggul

Kontraindikasi
Hindari penggunaan pada pasien dengan kondisi:

  • Hipersensitif
  • Tumor hipotalamus dan kelenjar hipofisis
  • Pembesaran ovarium atau kista bukan karena penyakit ovarium polikistik
  • Perdarahan ginekologis dari etiologi yang tidak diketahui dan karsinoma ovarium, rahim atau payudara
  • Malformasi organ seksual dan tumor fibroid uterus tidak sesuai dengan kehamilan
  • Kehamilan dan ibu menyusui

Interaksi Obat
Pergoveris tidak boleh diberikan sebagai campuran dengan produk obat lain, dalam injeksi yang sama, kecuali follitropin α. Tidak ada interaksi obat yang signifikan secara klinis telah dilaporkan selama terapi Pergoveris.
Ketidakcocokan: Produk obat ini tidak boleh dicampur dengan produk obat lain kecuali follitropin α.

Kategori Kehamilan
Pergoveris tidak boleh diberikan selama masa kehamilan.

Perhatian Menyusui
Pergoveris tidak boleh diberikan pada ibu menyusui.

Artikel
    Penyakit Terkait