Obat Kulit

Benzolac

Klikdokter, 09 Agustus 2021

Ditinjau Oleh Tim Apoteker Klikdokter

Icon ShareBagikan
Icon Like

Benzolac digunakan untuk membantu mengurangi peradangan pada jerawat.

Pengertian

Benzolac adalah obat yang mengandung Benzoyl peroxide. Benzolac digunakan untuk membantu mengobati jerawat ringan hingga sedang. Benzolac dapat digunakan dalam kombinasi dengan perawatan jerawat lainnya. Benzolac bekerja dengan mengurangi jumlah bakteri penyebab jerawat dan menyebabkan kulit kering dan mengelupas. Hindari penggunaan Benzolac pada anak-anak, ibu hamil dan menyusui. Benzolac tersedia dalam 2 macam dosis yaitu 2,5 % dan 5 %.

Keterangan

  • Golongan: Obat Bebas Terbatas
  • Kelas Terapi: Antiakne
  • Kandungan: Benzoyl peroxide 2.5 %; Benzoyl peroxide 5 %
  • Bentuk: Gel
  • Satuan Penjualan: Tube
  • Kemasan: Box, Tube @ 5 Gram dan 10 Gram
  • Farmasi: Surya Dermato Medica.

Kegunaan

Benzolac digunakan untuk membantu mengurangi peradangan kulit akibat jerawat.

Dosis & Cara Penggunaan

Aturan penggunaan Benzolac:
Oleskan Benzolac gel sebanyak 1-2 kali sehari. Dosis pemberian dapat ditingkatkan menjadi 3 kali sehari jika diperlukan.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu 15-30 derajat Celcius, di tempat kering dan sejuk.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin muncul pada pemakaian Benzolac, antara lain:

  • Kulit kering, mengelupas
  • Sensasi kulit seperti terbakar
  • Iritasi dan wajah membengkak

Kontraindikasi
Hipersensitif terhadap kandungan Benzolac.

Interaksi Obat

  • Berkurangnya keampuhan dan meningkatkan iritasi jika diberikan bersama tretinoin, isotretinoin, dan tazarotene secara bersamaan.
  • Perubahan warna rambut wajah (menjadi kuning/oranye) dengan produk yang mengandung sulfonamid.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Benzolac ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Overdosis

  • Gejala: Iritasi parah.
  • Penatalaksanaan: Pengobatan simtomatik. Penanganan pasien overdosis hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis profesional.

Artikel Terkait

Tanya Dokter