Sukses

Pengertian Milorin

Milorin merupakan sediaan obat berbentuk kapsul dengan nama dagang yang memiliki komposisi Clindamycin HCl. Milorin digunakan untuk mengobati infeksi berat, seperti: infeksi pada saluran nafas, infeksi pada kulit dan jaringan lunak, infeksi pada tulang dan sendi, serta infeksi pada peredaran darah. Clindamycin bekerja dengan menghentikan perkembangbiakan bakteri tersebut. Selain dapat digunakan untuk mengobati infeksi Clindamycin juga dapat digunakan untuk mengobati sakit gigi yang sudah tidak mempan dengan antibiotik lainnya.

Keterangan Milorin

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antibiotik.
  • Kandungan: Clindamycin 300 mg.
  • Bentuk: Kapsul.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @10 Kapsul.
  • Farmasi: Ifars.

Kegunaan Milorin

Milorin digunakan untuk mengobati penyakit infeksi akibat bakteri.

Dosis & Cara Penggunaan Milorin

Milorin merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan Milorin juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu nya tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

  • Dosis untuk infeksi serius: 2-3x sehari 1 Kapsul
  • Dosis infeksi berat: 4-5x sehari 1 kapsul
  • Maksimal penggunaan obat ini 10 hari
  • Penggunaan obat ini harus di habiskan dan dalam keadaan perut sudah terisi.

Efek Samping Milorin

  • Gangguan pada sistem pencernaan
  • Mual dan muntah
  • Diare
  • Dapat terjadi reaksi alergi
  • Peradangan pada tenggorokan
  • Dapat terjadi ruam pada kulit
  • Kulit menjadi kuning
  • Jumlah leukosit dalam darah meningkat

Kontraindikasi
Tidak digunakan pada pasien yang memiliki riwayat alergi atau hipersensitif pada komposisi obat tersebut.

Interaksi Obat
Penggunaan bersamaan dengan obat yang tertera dibawah ini akan dapat meningkatkan efek obat tersebut:

  • Eritromisin
  • Atracurium
  • Cyclosporine
  • Tubocurarine
  • Metocurine

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Milorin ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Artikel
    Penyakit Terkait