Sukses

Pengertian Hexymer

Hexymer adalah obat yang mengandung trihexyphenidyl hydrochloride. Zat ini berfungsi untuk meningkatkan kendali otot dan mengurangi kekakuan. Saat gejala berkurang, obat ini akan membuat gerakan tubuh menjadi lebih normal.

Obat Hexymer ditujukan bagi pasien yang memiliki gangguan gerakan akibat penyakit Parkinson atau efek samping obat.

Hexymer bisa digunakan sendiri atau dikombinasikan dengan levodopa untuk menangani penyakit Parkinson.

Artikel Lainnya: Penyakit Parkinson, Bisakah Disembuhkan?

Keterangan Hexymer

Berikut adalah keterangan obat Hexymer, mulai dari golongan obat hingga harga:

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Anti Parkinson 
  • Kandungan: Trihexyphenidyl HCl 2 mg.
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan penjualan: Strip.
  • Kemasan: Box, 10 Strip @ 10 Tablet.
  • Farmasi: PT Mersifarma Tirmaku Mercusana.
  • Harga: Rp. 45.000 - Rp. 80.000/ Strip.

Kegunaan Hexymer

Hexymer diindikasikan untuk pasien yang memiliki gangguan gerakan akibat penyakit Parkinson atau efek samping obat.

Artikel Lainnya: Benarkah Penderita Parkinson Memiliki Bau Badan yang Khas?

Dosis & Cara Penggunaan Hexymer

Hexymer merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Aturan penggunaan obat Hexymer secara umum adalah:

  • Parkinsonisme idiopatik dan pasca ensefalitik: 1 mg pada hari ke-1, lalu ditingkatkan menjadi 2 mg, diminum 2-3 kali sehari selama 3-5 hari sampai dosis terapeutik tercapai.
  • Parkinsonisme pasca-ensefalitik: dosis 12-15 mg per hari.
  • Parkinsonisme akibat obat: dosis total per hari 5-15 mg, dianjurkan untuk memulai terapi dengan 1 mg per dosis.

Cara Penyimpanan Hexymer

Simpan pada suhu antara 20-25 derajat Celsius.

Artikel Lainnya: 7 Olahraga Ini Cocok untuk Penderita Parkinson

Efek Samping Hexymer

Pada sebagian orang, penggunaan Hexymer dapat menimbulkan efek samping seperti:

  • Sakit kepala.
  • Pusing
  • Mulut kering.
  • Mual.
  • Penglihatan buram.
  • Konstipasi.
  • Takikardia (detak jantung berdetak lebih cepat dari batas normal).
  • Kesulitan untuk mengeluarkan urine.

Overdosis

Penggunaan Hexymer yang berlebihan dapat menimbulkan gejala-gejala berikut:

  • Pupil mata membesar.
  • Kulit kemerahan.
  • Kulit kering.
  • Mulut dan lidah kering.
  • Takikardia.
  • Pernapasan cepat.
  • Hiperpireksia.
  • Hipertensi.
  • Mual dan muntah.
  • Ruam pada wajah atau tubuh bagian atas.
  • Kegagalan sirkulasi dan pernapasan.
  • Kematian.

Jika mengalami overdosis, penanganan yang akan dilakukan oleh dokter dapat berupa: 

  • Pertahankan jalan napas yang memadai.
  • Pemberian diazepam untuk mengendalikan kejang.
  • Tetap pertimbangkan risiko depresi sistem saraf pusat.

Artikel Lainnya: Penyakit Parkinson, Bisakah Menyerang Anak?

Kontraindikasi

Tidak boleh diberikan kepada orang yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap trihexyphenidyl hydrochloride.

Interaksi Obat

Hindari menggunakan obat ini bersamaan dengan agen adrenergik lainnya.

Kategori Kehamilan

Kategori C: Studi pada hewan telah menunjukkan efek merugikan pada janin. Namun, terkait efeknya pada wanita hamil, belum ada penelitian yang cukup baik. 

Peringatan Menyusui

Belum diketahui apakah trihexyphenidyl hydrochloride diekskresikan ke dalam ASI atau tidak. Konsultasikan kepada dokter sebelum penggunaan obat. 

 

Artikel
    Penyakit Terkait