Obat Gangguan Tulang, Otot dan Sendi

Eprinoc

Klikdokter, 24 Mei 2022

Ditinjau Oleh Tim Apoteker Klikdokter

Eprinoc adalah obat relaksan otot. Apa kandungan, indikasi, dan efek samping Eprinoc? Yuk, simak penjelasan selengkapnya mengenai obat ini.

Eprinoc

Golongan

Obat Keras

Kategori Obat

Relaksan Otot

Dikonsumsi oleh

Dewasa

Bentuk obat

Tablet Salut

Gula Eprinoc untuk ibu hamil dan menyusui

Harus digunakan dengan hati-hati pada ibu hamil. Obat ini dapat masuk ke dalam ASI.

Pengertian

Eprinoc adalah obat yang mengandung eperisone, yang termasuk dalam kelompok relaksan otot.

Dokter dapat meresepkan obat ini untuk meredakan kejang otot pada bagian-bagian tubuh tertentu.

Misalnya, kejang otot yang terkait dengan gangguan otak atau tulang belakang, cedera kepala atau tulang belakang, atau kondisi lain yang terkait dengan masalah kontraksi otot.

Kandungan eperisone dapat melemaskan otot rangka dengan menghambat kekakuan otot, menekan refleks tulang belakang.

Obat ini juga melebarkan otot polos pembuluh darah dan menambah aliran darah.

Selain itu, beberapa kondisi lain sebaiknya tidak menggunakan Eprinoc. Kondisi seperti apakah itu?

Yuk, simak penjelasan lengkap Eprinoc obat untuk sakit apa di sini.

Keterangan

  • Golongan: Obat keras
  • Kelas Terapi: Relaksan otot
  • Kandungan: Eperisone HCl 50 mg
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @10 tablet salut gula
  • Farmasi: Sanbe Farma
  • Harga Eprinoc tablet: Rp30.000 - Rp50.000/strip

Artikel lainnya: Otot Kaku Saat Bangun Tidur? Ini Solusinya

Kegunaan

Fungsi obat Eprinoc adalah untuk pengobatan simtomatik dari kondisi yang berhubungan dengan kejang muskuloskeletal (kejang otot).

Dosis dan Aturan Pakai

Eprinoc termasuk ke dalam golongan obat keras. Setiap pembeliannya harus menggunakan resep dokter.

Aturan penggunaannya secara umum adalah sebagai berikut:

Tujuan: kejang otot

Bentuk: tablet

  • Dewasa: 1 tablet Eprinoc 50 mg, 3 kali sehari. Dosis dapat disesuaikan dokter berdasarkan umur dan juga gejala yang Anda alami.

Cara Menggunakan

Ikuti aturan dan cara pakai Eprinoc yang sudah dijelaskan oleh dokter atau apoteker. Jangan minum melebihi dosis anjuran.

Sebaiknya dikonsumsi bersama makanan atau sesudah makan. Jangan mengonsumsi minuman beralkohol apabila menggunakan obat ini.

Jika Anda lupa mengonsumsi obat Eprinoc, segera konsumsi begitu Anda ingat.

Namun, apabila baru teringat saat sudah dekat dengan jadwal minum obat selanjutnya, abaikan saja dosis yang terlupa.

Cobalah minum obat pada waktu yang sama setiap harinya agar tidak terlupa.

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu kurang dari 30 derajat Celsius. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Artikel Lainnya: Berenang Setelah Makan Bikin Kram, Benarkah?

Efek Samping

Efek samping penggunaan Eprinoc yang mungkin terjadi adalah:

  • kelelahan
  • pusing
  • insomnia
  • kantuk
  • mati rasa atau gemetar di ekstremitas
  • disfungsi hati dan ginjal
  • perubahan hematologis
  • gangguan pada saluran pencernaan
  • ruam
  • gangguan buang air kecil

Apabila mengalami efek samping yang parah dan menetap, segera konsultasikan dengan dokter.

Overdosis

Jangan mengonsumsi lebih dari dosis yang sudah dianjurkan.

Apabila terjadi overdosis, segera bawa ke fasilitas medis terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

Kontraindikasi

Eprinoc tidak boleh dikonsumsi oleh:

  • orang yang hipersensitif atau alergi terhadap kandungan obat ini
  • ibu menyusui

Interaksi Obat

Hindari penggunaan Eprinoc bersamaan dengan obat-obat berikut:

  • methocarbamol
  • tolperisone HCl.

Jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan lainnya, baik resep, suplemen, maupun obat herbal, beritahukan kepada dokter.

Peringatan dan Perhatian

Beritahukan kepada dokter apabila sedang mengalami kondisi berikut:

  • gangguan hati
  • hamil dan menyusui

Artikel Lainnya: Penyebab Sering Mengalami Nyeri Otot Saat Puasa

Kategori Kehamilan

Belum dikategorikan.

Peringatan Kehamilan

Belum diketahui keamanan obat ini untuk ibu hamil. Pastikan Anda sudah berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat ini.

Anda bisa memanfaatkan LiveChat untuk konsultasi dengan dokter.

Peringatan Menyusui

Sebaiknya, ibu menyusui tidak mengonsumsi Eprinoc karena dapat masuk ke dalam ASI.

Apabila ibu diharuskan mengonsumsi obat ini, aktivitas menyusui harus dihentikan.

Penyakit Terkait

  • Kejang Otot

Rekomendasi Obat Sejenis

(HNS/AYU)

Terakhir Diperbaharui: 24 Januari 2022

Diperbaharui: Apt. Maria Dyah Kartika L.S., S.Farm

Ditinjau: Apt. Evita Fitriani., S.Farm

Referensi:

  • MIMS Indonesia. Dikases 2022.
  • MIMS Indonesia. Diakses 2022. Eperisone.