Sukses

Pengertian Erlamycetin

Erlamycetin adalah obat yang mengandung chloramphenicol. Chloramphenicol merupakan antibiotik untuk menangani infeksi bakteri secara luas.

Erlamycetin digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri pada mata dan telinga. Kandungan dalam obat ini bekerja dengan cara menghambat pertumbuhan bakteri. 

Artikel Lainnya: Pakai Lensa Kontak Setiap Hari, Apa Dampaknya pada Mata?

Keterangan Erlamycetin

Berikut adalah keterangan Erlamycetin, mulai dari golongan obat hingga harga:

  1. Erlamycetin Salep Mata

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antiinfeksi dan Antiseptik Mata.
  • Kandungan: Chloramphenicol 1%.
  • Bentuk: Salep Mata.
  • Satuan Penjualan: Tube.
  • Kemasan: Box, Tube @ 3.5 Gram.
  • Farmasi: Erela.
  • Harga: Rp. 8.500 - Rp. 30.000/ Tube.
  1. Erlamycetin Tetes Telinga

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antiinfeksi dan Antiseptik Mata.
  • Kandungan: Chloramphenicol 1%.
  • Bentuk: Cairan Tetes Telinga.
  • Satuan Penjualan: Botol Tetes.
  • Kemasan: Box, Botol Tetes @ 10 mL.
  • Farmasi: Erela.
  • Harga: Rp. 7.500 - Rp. 20.000/ Botol Tetes.
  1. Erlamycetin Suspensi

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antibiotik Chloramphenicol.
  • Kandungan: Chloramphenicol 125 mg/ 5 mL.
  • Bentuk: Suspensi.
  • Satuan Penjualan: Botol.
  • Kemasan: Box, Botol @ 60 mL.
  • Farmasi: Erela.
  • Harga: Rp. 9.000 - Rp. 20.000/ Botol.
  1. Erlamycetin Tetes Mata

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antiinfeksi dan Antiseptik Mata.
  • Kandungan: Chloramphenicol 5 mg/mL.
  • Bentuk: Tetes Mata.
  • Satuan Penjualan: Botol Tetes.
  • Kemasan: Botol Tetes @ 10 mL.
  • Farmasi: Erela.
  • Harga: Rp. 9.000 - Rp. 37.500/ Botol.

Kegunaan Erlamycetin

Erlamycetin digunakan untuk membantu mengobati infeksi bakteri pada mata dan telinga. 

Artikel Lainnya: Bisul di Cuping Telinga Bisa Picu Gangguan Pendengaran?

Dosis & Cara Penggunaan Erlamycetin

Erlamycetin merupakan obat keras yang menggunakan resep dokter.

  1. Erlamycetin Salep Mata

  • Oleskan salep sekitar 1 cm ke mata yang sakit setiap 3-4 jam, atau lebih sering sesuai kebutuhan.
  • Lanjutkan pengobatan setidaknya selama 48 jam setelah penyembuhan total.
  1. Erlamycetin Tetes Telinga

  • Teteskan 3-4 tetes Erlamycetin pada telinga yang sakit sebanyak 2-3 kali sehari selama 1 minggu.
  1. Erlamycetin Suspensi

  • Dosis: 50 mg/kgBB/hari dalam 4 dosis terbagi.
  • Tifus, paratifus, atau infeksi berat akibat Salmonella spp., H. influenzae, rickettsia, gram negatif yang menyebabkan bakteremia meningitis atau infeksi berat lainnya: diberikan dosis hingga 100 mg/kgBB/hari dalam 4 dosis terbagi. 
  1. Erlamycetin Tetes Mata

  • Teteskan 1-2 tetes Erlamycetin pada mata yang sakit sebanyak 6 kali sehari, atau lebih sering sesuai kebutuhan.
  • Durasi pengobatan: 5 hari.

Cara Penyimpanan Erlamycetin

Berikut adalah aturan penyimpanan obat Erlamycetin:

  • Erlamycetin Tetes Mata dan Tetes Telinga: 2-8 °C. Jangan dibekukan. Lindungi dari cahaya.
  • Erlamycetin Suspensi dan Salep Mata: 25 °C.

Artikel Lainnya: Jangan Gunakan Air Sirih untuk Mengobati Mata! Ini Bahayanya

Efek Samping Erlamycetin

Efek samping yang dapat timbul selama penggunaan Erlamycetin, yaitu: 

Kontraindikasi

Hindari penggunaan Erlamycetin pada pasien dengan kondisi:

  • Riwayat hipersensitivitas terhadap obat.
  • Riwayat diskrasia darah.
  • Gendang telinga berlubang (tetes telinga).
  • Kehamilan dan menyusui.

Interaksi Obat

Berikut adalah beberapa interaksi obat Erlamycetin dengan obat lain:

  • Menghambat tindakan dari kontrasepsi oral.
  • Phenobarbitone dan rifampin dapat memengaruhi kerja chloramphenicol.
  • Pada pasien anemia dapat menurunkan efek zat besi.

Kategori Kehamilan

Kategori C: Studi pada hewan memperlihatkan adanya efek buruk terhadap janin. Namun, tidak ada studi yang memadai pada wanita hamil. Obat hanya dapat digunakan apabila manfaatnya lebih besar dari risiko terhadap janin. 

Peringatan Menyusui

Chloramphenicol dapat masuk ke dalam ASI. Konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

Artikel
    Penyakit Terkait