Sukses

Pengertian Dothrocyn

Dothrocyn adalah obat yang mengandung erythromycin stearate. Obat ini merupakan golongan antibiotik makrolid.

Obat Dothrocyn dapat digunakan untuk menangani penyakit infeksi, seperti infeksi pada mata, infeksi saluran kemih, infeksi telinga, infeksi kulit, serta infeksi saluran pernapasan.

Selain itu, obat ini bisa mengatasi demam pada pasien yang memiliki alergi terhadap antibiotik penisilin atau sulfonamida.

Artikel Lainnya: Mengapa Penisilin dan Antibiotik Golongan Sulfa Rentan Picu Alergi?

Keterangan Dothrocyn

Sebelum penggunaan, perhatikan keterangan obat Dothrocyn berikut ini:

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kategori: Antibiotik Makrolid.
  • Kandungan: Erythromycin Stearate 500 mg.
  • Bentuk: Kaplet Salut Selaput.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @10 Kaplet.
  • Farmasi: Yarindo Farmatama.
  • Harga: Rp17.000 – Rp37.000/ Strip.

Kegunaan Dothrocyn

Dothrocyn dapat mengobati beberapa infeksi yang diakibatkan oleh bakteri.

Artikel Lainnya: Kapan Konsumsi Antibiotik Benar-Benar Dibutuhkan?

Dosis & Cara Penggunaan Dothrocyn

Dothrocyn adalah obat keras yang memerlukan resep dokter.

  • Dewasa: dosis 1-2 gr per hari dalam 2-4 dosis terbagi. Bisa dinaikkan sampai 4 gr per hari jika infeksi tergolong berat. Dosis > 1 gr harus diberikan dalam lebih dari 2 dosis terbagi.
  • Anak: dosis 30-50 mg/kgBB per hari dalam 2-4 dosis terbagi. Bisa dinaikkan 2 kali lipat apabila infeksi tergolong berat. 

Cara Penyimpanan Dothrocyn

Simpan pada suhu di antara 20-25 derajat Celsius.

Efek Samping Dothrocyn

Efek samping yang bisa muncul selama penggunaan Dothrocyn meliputi:

  • Mual.
  • Gangguan pada perut.
  • Kram.
  • Berkurangnya nafsu makan.
  • Gangguan pada ulu hati.
  • Vertigo.
  • Halusinasi.
  • Bengkak pada kulit.

Artikel Lainnya: Kena Infeksi Bakteri tapi Alergi Antibiotik, Apa Solusinya?

Kontraindikasi

Hindari penggunaan Dothrocyn pada orang yang mempunyai kondisi medis berikut:

Interaksi Obat

Dothrocyn sebaiknya tidak digunakan bersamaan dengan obat-obatan berikut:

  • Cisapride atau terfenadine, dapat terjadi efek gangguan irama jantung yang fatal.
  • Alprazolam, dapat memicu kantuk. 
  • Teofilin, dapat menurunkan efektivitas dari obat.
  • Obat lain, dapat menyebabkan timbulnya hipotensi, denyut jantung yang melambat. 
  • Antikoagulan, dapat mengakibatkan terjadinya efek samping.
  • Simvastatin, astemizole, mizolastine, cisapride, pimozide, tolterodine, amisulpride, ergotamine, lovastatin, terfenadine, agen antiaritmia kelas 1A atau III.

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian pada binatang tidak menunjukkan bahaya pada janin. Namun, penelitian pada wanita hamil masih sangat terbatas.

Peringatan Menyusui

Dothrocyn didistribusikan ke dalam ASI. Jadi, gunakan dengan hati-hati dan konsultasikan kepada dokter.

 

Artikel
    Penyakit Terkait