Sukses

Pengertian Dipitenz

Dipitenz adalah obat yang mengandung Nicardipine, diproduksi oleh Darya Varia Laboratoria. Dipitenz diindikasikan untuk perawatan darurat krisis hipertensi akut selama operasi. Dipitenz termasuk golongan Obat Keras, dan digunakan dengan cara disuntikan melalui intravena (melalui pembuluh darah), maka dari itu penggunaan obat ini harus dilakukan oleh tenaga medis profesional.

Keterangan Dipitenz

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Kalsium Antagonis
  • Kandungan: Nicardipine HCl 1 mg/ml
  • Bentuk: Cairan injeksi
  • Satuan Penjualan: Ampul
  • Kemasan: Box, 10 Ampul @ 10 mL
  • Farmasi: Darya Varia Laboratoria.

Kegunaan Dipitenz

Dipitenz diindikasikan untuk perawatan krisis tekanan darah tinggi selama operasi.

Dosis & Cara Penggunaan Dipitenz

Dipitenz termasuk dalam golongan obat keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan anjuran dan resep dokter.

  • Infus Intravena: mulai 2-10 mcg / kg berat badan / menit sampai nilai tekanan darah yang diinginkan tercapai, kemudian sesuaikan setelahnya.
    Dapat diberikan pada 10-30 mcg / kg badan. Darurat hipertensi 0.5-6 mcg / kg berat badan/ menit.

Cara Penyimpanan:
Simpan pada suhu antara 20-25°C. Lindungi dari cahaya.

Efek Samping Dipitenz

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Dipitenz, yaitu pusing, sakit kepala, kelelahan / malaise, edema atau pembengkakan, kantuk, mual, hipotensi.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Dipitenz pada pasien yang memiliki indikasi hipersensitif dan tekanan intrakranial meningkat pada tahap akut stroke serebral.

Kategori kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Dipitenz ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Overdosis:

  • Pemberian Dipitenz yang melebihi dosis yang dianjurkan akan menimbulkan gejala, seperti hipotensi, denyut jantung lambat, jantung berdebar, memerah, mengantuk, kebingungan, bicara cadel.
  • Jika terjadi overdosis, segera lakukan pengobatan simtomatik dan suportif (dibantu oleh tenaga medis profesional). Untuk hipotensi berat, tindakan vasopresor dapat digunakan. Pemberian Ca glukonat melalui injeksi intravena dapat membalikkan efek blokade entri Ca.
Artikel
    Penyakit Terkait