Sukses

Pengertian Decain Spinal

Decain Spinal adalah salah satu nama dagang obat yang mengandung zat aktif Bupivacaine. Decain Spinal adalah sejenis anestesi atau obat bius yang digunakan untuk menahan rasa sakit, pembiusan selama operasi, serta untuk mencegah atau meringankan rasa sakit pasca operasi. Decain Spinal bekerja dengan menghambat penghantaran sinyal pada syaraf. Hal ini tercapai dengan menurunkan sensitivitas syaraf terhadap perubahan muatan listrik. Efek obat ini menyebabkan penurunan respon tubuh terhadap rasa sakit, serta menyebabkan kehilangan kesadaran jika di berikan dalam dosis yang lebih tinggi.

Keterangan Decain Spinal

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Anestesi.
  • Kandungan: Bupivacaine 5mg/mL.
  • Bentuk: Cairan Injeksi.
  • Satuan Penjualan: Box.
  • Kemasan: Box, 5 Ampul @ 4 mL.
  • Farmasi: Ferron Par Pharmaceuticals/ Dexa Medica.

Kegunaan Decain Spinal

Decain Spinal merupakan obat yang digunakan sebagai obat bius pada operasi pembedahan, menahan rasa sakit pasca operasi.

Dosis & Cara Penggunaan Decain Spinal

Decain Spinal adalah obat keras. Obat ini tidak dapat dibeli tanpa resep Dokter. Obat ini hanya dapat digunakan oleh tenaga medis profesional.

  • Di berikan dosis 1,5-3 mL (7,5-15 mg) dalam posisi duduk. Pasien harus diletakkan dalam posisi horizontal selama 2-3 menit setelah di injeksi atau jika dia mengeluh pingsan. Onset: 5-8 menit; Durasi: 2-3 jam.
  • Operasi perut bagian bawah (operasi caesar): di berikan dosis 3-4 mL (15-20 mg) dalam posisi horizontal. Onset: 5-8 menit; durasi 1,5-2 jam.
  • Anak dengan berat badan > 15 kg: di berikan dosis 0,25-0,3 mg / kg berat badan,
  • Anak dengan berat badan 5-15 kg: di berikan dosis 0,3-0,4 mg / kg berat badan.
  • Bayi dengan berat badan hingga 5 kg: 0,4-0,5 mg / kg berat badan.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius, serta terhindar dari sinar matahari langsung.

Efek Samping Decain Spinal

Efek samping penggunaan Decain Spinal yang mungkin terjadi adalah:

  • Penurunan detak jantung
  • Kekurangan tekanan darah
  • Darah tinggi
  • Mual dan muntah
  • Penglihatan berbayang
  • Gangguan syaraf
  • Luka pada jaringan syaraf tepi
  • Peradangan pada membran pelindung syaraf
  • Kelemahan otot

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Decain Spinal pada pasien dengan kondisi:

  • Penyakit Susunan syaraf pusar aktif (misalnya meningitis, perdarahan intrakranial).
  • TB tulang belakang.
  • Infeksi piogenik pada tempat injeksi.
  • Peningkatan tekanan intrakranial sebelum anestesi.
  • Tidak dimaksudkan untuk anestesi regional IV (blok Bier).

Interaksi Obat
Tidak boleh di berikan bersamaan dengan lidokain, mexiletine, obat pelambat denyut nadi, hyaluronidase, cimetidine, ranitidine, beta bloker, bloker kanal Kalsium

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Decain Spinal ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Overdosis

  • Gejala: Kejang, henti peredaran darah, serangan jantung, paralisis pernapasan, hipotensi (tekanan darah rendah), bradikardia (denyut jantung dibawah normal).
  • Penatalaksanaan: Menetapkan dan mempertahankan jalan napas, oksigen mungkin diperlukan. Jika perlu, berikan obat antikonvulsan. Penanganan pasien overdosis hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis profesional.
Artikel
    Penyakit Terkait