Sukses

Pengertian Calcium Folinate

Calcium folinate adalah obat yang digunakan untuk menetralkan toksisitas antagonis asam folat (methotrexate). Obat ini juga digunakan pada kasus anemia megaloblastik, ketiika pengobatan secara oral tidak memungkinkan.

Keterangan Calcium Folinate

  • Golongan: Obat keras
  • Kelas Terapi: Terapi Perawatan Pendukung / Agen Haematopoietic / Vitamin dan Mineral/ Antianemik / Antidotdan Agen Detoksifikasi
  • Kandungan: Calcium Folinate 10 mg
  • Bentuk: Cairan Injeksi
  • Satuan Penjualan: Vial
  • Kemasan: Vial @ 5 mL
  • Farmasi: Novell Pharmaceuticals; Dankos Farma; Ferron Par Pharmaceuticals.

Kegunaan Calcium Folinate

Calcium Folinate digunakan untuk penangkal toksisitas metotreksat, dan anemia megaloblastik yang kekurangan folat.

Dosis & Cara Penggunaan Calcium Folinate

Calcium Folinate termasuk dalam golongan obat keras, sebaiknya penggunaan obat ini sesuai dengan anjuran resep dokter dan dilakukan oleh tenaga medis profesional.

  • Penangkal toksisitas metotreksat
    Dewasa: 15 mg setiap 6 jam selama 10 dosis mulai 24 jam setelah dimulainya infus metotreksat. Lanjutkan admin sampai kadar metotreksat serum <0,05 mikromolar. Dapat juga diberikan melalui injeksi IM / IV.
  • Anemia megaloblastik yang kekurangan folat
    Dewasa: Hingga 1 mg / hari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu antara 15-30 derajat Celcius.

Efek Samping Calcium Folinate

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Calcium Folinate, antara lain sensitisasi alergi, ruam kulit, eritema (kulit kemerahan), urtikaria (gatal), mual, muntah, dan demam.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Calcium Folinate pada pasien yang memiliki indikasi:
Pasien hipersensitivitas, anemia pernisiosa (kekurangan vitamin B12 yang diperlukan untuk menghasilkan sel darah merah), dan anemia megaloblastik lainnya akibat defisiensi vit B12.

Interaksi obat
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Calcium Folinate:

  • Mengurangi toksisitas metotreksat.
  • Meningkatkan efek sitotoksik dan anti-neoplastik dari fluorouracil.
  • Meningkatkan risiko kejang pada pasien epilepsi yang diobati dengan primidon, fenitoin, fenobarbital, dan suksinimida.

Kategori kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Calcium Folinate ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait