Sukses

Pengertian Antimo

Antimo adalah obat yang di produksi oleh Phapros. Antimo mengandung dimenhydrinate yang berfungsi untuk mencegah dan mengobati mual, muntah, dan pusing yang berhubungan dengan mabuk perjalanan.

Keterangan Antimo

  • Golongan: Obat Bebas Terbatas
  • Kelas Terapi: Antiemetik
  • Kandungan: Dimenhidrinat 50 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan penjualan: Strip
  • Kemasan: Box, 72 Catch Cover @ 1 Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Phapros

Kegunaan Antimo

Antimo digunakan untuk mencegah mual, muntah, dan mabuk dalam perjalanan.

Dosis & Cara Penggunaan Antimo

Cara Penggunaan Antimo adalah sebagai berikut:

  1. Anti mabuk
    • Dewasa dan anak usia > 14 tahun: 1 tablet, diminum ½ jam sebelum perjalanan, bila perlu dapat diulang pemberian tiap 4 jam.
    • Anak usia 8-12 tahun: ½ tablet, diminum ½ jam sebelum perjalanan, bila perlu dapat diulang pemberian tiap 4 jam.
  2. Pengobatan
    • Dosis pemberian: 2 tablet perhari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius, di tempat kering dan sejuk.

Efek Samping Antimo

Efek samping penggunaan Antimo yang mungkin terjadi adalah:

  • Mengantuk
  • Gangguan koordinasi (terutama pada anak-anak)
  • Sakit kepala
  • Gangguan psikomotor
  • Mulut kering
  • Pandangan kabur
  • Peningkatan refluks lambung

Kontraindikasi
Hindari penggunaan pada pasien dengan indikasi:

  • Neonatus (bayi baru lahir)
  • Pasien dengan riwayat hipersensitif terhadap dimenhydrinate atau komponennya (diphenhydramine atau 8-chlorotheophylline).

Interaksi Obat
Beberapa obat mungkin bereaksi dengan Dimenhydrinate, yaitu:

  • Sodium oxybate (GHB) karena peningkatan durasi tidur dan penurunan kemampuan bernapas yang mungkin terjadi
  • Inhibitor MAO (misalnya phenelzine) karena efek samping yang serius, seperti tekanan darah tinggi atau kejang, dapat terjadi
  • Antibiotik yang dapat menyebabkan masalah pendengaran (misalnya, gentamisin, vankomisin) karena Dimenhydrinate dapat menyembunyikan gejala masalah pendengaran.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Antimo ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Overdosis

  • Gejala: Mengantuk, halusinasi, delirium parah, gejala ekstrapiramidal, muntah, vertigo, kejang, koma, depresi pernapasan.
  • Penatalaksanaan: induksi mual dan muntah atau melakukan lavage lambung dalam waktu 3 jam setelah konsumsi. Berikan oksigen dan mulai pernapasan dengan bantuan mekanis pada depresi pernapasan. Pemberian vasopresor dapat digunakan untuk mengobati hipotensi. Berikan diazepam untuk kejang atau fenobarbital (5-6 mg / kg berat badan) pada pasien anak. Penanganan pasien overdosis hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis profesional.
Artikel
    Penyakit Terkait