Sukses

Pengertian Akilen

Akilen adalah obat antibiotik yang mengandung ofloxacin dan tersedia dalam bentuk tablet dan tetes telinga. Obat ini digunakan untuk menangani infeksi bakteri.

Contoh infeksi bakteri yang dapat diatasi dengan Akilen, antara lain infeksi paru, infeksi menular seksual, serta infeksi kulit dan jaringan lunak.

Sementara itu, tetes telinga Akilen digunakan untuk mengobati otitis media supuratif dan otitis eksterna.

Obat ini bekerja dengan menghambat enzim DNA girase, yang berperan penting dalam pertumbuhan bakteri.

Artikel Lainnya: Daftar Infeksi Menular Seksual yang Sangat Berbahaya

Keterangan Akilen

Berikut adalah keterangan dari obat Akilen:

1. Akilen Tablet

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antibiotik.
  • Kandungan: Ofloxacin 200 mg; Ofloxacin 400 mg.
  • Bentuk: Tablet Salut Selaput.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Box, 3 dan 5 Strip @ 6 dan 10 Tablet.
  • Farmasi: PT Sanbe Farma.
  • Harga Akilen 200 mg: Rp80.000 - Rp135.000/ Strip.
  • Harga Akilen 400 mg: Rp95.000 - Rp160.000/ Strip.

2. Akilen Tetes Telinga

Obat Akilen Tetes Telinga

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antiinfeksi dan Antiseptik Telinga.
  • Kandungan: Ofloxacin 3 mg/ mL.
  • Bentuk: Tetes Telinga.
  • Satuan Penjualan: Botol Tetes.
  • Kemasan: Box, 1 Botol @ 5 mL.
  • Farmasi: PT Sanbe Farma.
  • Harga: Rp65.000 - Rp115.000/ Botol.

Kegunaan Akilen

Kegunaan obat Akilen meliputi:

  • Akilen tablet digunakan untuk mengobati infeksi paru, infeksi menular seksual, serta infeksi kulit dan jaringan lunak.
  • Akilen tetes telinga digunakan untuk mengobati otitis media supuratif dan otitis eksternal.

Artikel Lainnya: Radang Tenggorokan Dapat Menyebabkan Infeksi Paru, Benarkah?

Dosis dan Cara Penggunaan Akilen

Akilen termasuk obat keras yang hanya bisa didapatkan dengan resep dokter.

Secara umum, dosis penggunaan obat Akilen adalah sebagai berikut:

1. Akilen Tablet

  • Infeksi saluran kemih: 100-400 mg, diminum 2 kali sehari selama 1-10 hari.
  • Infeksi berat dengan komplikasi: 600 mg, diminum setiap hari selama 20 hari.
  • Infeksi saluran pernapasan: 200-400 mg, diminum 2 kali sehari.
  • Uretritis gonokokal tanpa komplikasi dan servisitis: 200-600 mg sebagai dosis tunggal.
  • Uretritis non-gonokokal: 400 mg setiap hari dalam dosis tunggal atau terbagi selama 9 hari.
  • Infeksi kulit dan jaringan lunak, enteritis bakteri: 400 mg diminum setiap hari selama 7 hari.

2. Akilen Tetes Telinga

  • Dewasa: Teteskan sebanyak 6-10 tetes, diberikan 2 kali sehari.
  • Anak-anak: Kurangi dosis dewasa.

Cara Penyimpanan Akilen

Aturan penyimpanan Akilen adalah sebagai berikut:

  • Akilen Tablet: Simpan pada suhu antara 20-25 derajat Celsius.
  • Akilen Tetes Telinga: Simpan pada suhu antara 20-25 derajat Celsius.

Artikel Lainnya: Cara Efektif Mencegah Infeksi Telinga

Efek Samping Akilen

Efek samping berikut bisa saja terjadi selama penggunaan obat Akilen:

  • Mual.
  • Nyeri lambung.
  • Hilangnya nafsu makan.
  • Sakit kepala.
  • Pusing.
  • Gangguan tidur.
  • Gangguan pendengaran.
  • Reaksi hipersensitif.

Overdosis

Penggunaan Akilen yang melebihi dosis dapat mengakibatkan timbulnya beberapa gejala berikut:

  • Pusing.
  • Mual.
  • Kejang-kejang.
  • Gangguan kesadaran.
  • Peningkatan interval QT.

Bila terjadi overdosis, tenaga medis dapat memberikan penanganan berupa:

  • Lavage lambung atau pemberian adsorben dan natrium sulfat.
  • Pemberian antasida.
  • Eliminasi dapat ditingkatkan dengan diuresis paksa.
  • Pemantauan EKG.

Kontraindikasi

Obat Akilen sebaiknya tidak diberikan pada pasien dengan kondisi di bawah ini.

  • Alergi atau hipersensitivitas terhadap obat yang mengandung ofloxacin atau antibiotik quinolone lainnya.
  • Wanita hamil dan menyusui.

Artikel Lainnya: Bahaya Infeksi Saluran Kemih bagi Ibu Hamil 

Interaksi Obat

Terdapat sejumlah interaksi yang mungkin dapat terjadi jika menggunakan Akilen dengan obat-obatan lainnya, seperti:

  • Meningkatkan efek ofloxacin jika digunakan bersamaan dengan antibiotik aminoglikosida.
  • Menurunkan konsentrasi ofloxacin dalam darah dan urine jika digunakan bersamaan dengan antasida yang mengandung magnesium hidroksida, alumunium, dan kalsium.
  • Meningkatkan efek obat teofilin.
  • Meningkatkan risiko gangguan otot jika digunakan bersamaan dengan kortikosteroid.
  • Meningkatkan risiko salah satu jenis aritmia, yaitu QT prolongation, jika digunakan bersama dengan obat antiaritmia, seperti lidokain.
  • Meningkatkan perangsangan sistem saraf pusat jika digunakan bersamaan dengan obat antiinflamasi nonsteroid.

Kategori Kehamilan

Kategori C: Penelitian pada hewan telah menunjukkan efek samping pada janin. Belum ada penelitian yang cukup baik pada wanita hamil. Obat diberikan hanya jika manfaatnya lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Peringatan Menyusui

Sebelum Akilen digunakan oleh ibu menyusui, perhatikan beberapa hal di bawah ini:

  • Akilen Tablet: Tidak diketahui apakah didistribusikan dalam ASI. Selama menjalani terapi pengobatan dengan obat ini, wanita disarankan untuk tidak menyusui bayinya.
  • Akilen Tetes Telinga: Tidak diketahui apakah didistribusikan dalam ASI. Tidak direkomendasikan untuk digunakan pada wanita menyusui.
Artikel
    Penyakit Terkait