Sukses

Pengertian Abixa

Abixa mengandung memantine HCl yang digunakan untuk membantu mengobati penyakit Alzheimer. Alzheimer merupakan penyakit degeneratif progresif pada otak yang umumnya menyerang orang tua dan dikaitkan dengan perkembangan plak-plak beta amiloid pada otak. Penyakit ini dicirikan oleh kebingungan, disorientasi, kegagalan memori, gangguan bicara, dan demensia. Penyebabnya belum diketahui. Memantine pada Abixa bekerja dengan memblokir aksi glutamat, glutamat dapat merangsang reseptor glutamat secara berlebihan sehingga mengakibatkan eksitotoksisitas (proses kematian sel karena glutamat).

Keterangan Abixa

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antibiotik
  • Kandungan: Memantine HCl 10 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: 1 Strip @14 Tablet
  • Farmasi: Lundbeck Export A/S, Indonesia TRO.

Kegunaan Abixa

Abixa mengandung memantine HCl yang digunakan untuk membantu mengobati penyakit Alzheimer.

Dosis & Cara Penggunaan Abixa

Obat ini termasuk dalam golongan Obat Keras, penggunaannya harus dikonsultasikan dengan Dokter. Aturan Penggunaan Abixa:
- Dosis Dewasa Awalnya 5 mg setiap hari diminggu pertama, 10 mg sehari pada minggu kedua, 15 mg sehari pada minggu ketiga dan 20 mg sehari pada minggu keempat. Maksimal 20 mg sehari.
- Lansia > 65 tahun 20 mg sehari.

Efek Samping Abixa

Semua Obat pasti memiliki efek samping, namun tidak semua orang akan mengalami efek samping tersebut. Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Abixa antara lain halusinasi, kebingungan, pusing, sakit kepala, kelelahan.

Kontraindikasi:
Hipersensitif terhadap memantine atau salah satu eksipiennya.

Interaksi Obat: 

  • Hindari penggunaan bersamaan dengan amantadine, ketamin, atau dekstrometorfan. Efek L-dopa, agonis dopaminergik dan antikolinergik dapat ditingkatkan.
  • Efek barbiturat, neuroleptik dan hidroklorotiazid dapat dikurangi.
  • Efek dantrolene dan baclofen dapat dimodifikasi.
  • Tingkat plasma simetidin, ranitidin, procainamide, quinidine, quinine dan nikotin dapat ditingkatkan.

Keamanan Kehamilan:
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Abixa ke dalam kategori B dengan penjelasan sebagai berikut: 

Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Artikel
    Penyakit Terkait