Tulang

Tulang Ekor: Bentuk, Fungsi, dan Gangguan yang Mungkin Terjadi

Fatin NurJauhara, 21 Jan 2023

Ditinjau Oleh dr. Devia Irine Putri

Tulang ekor adalah tulang paling bawah di struktur tulang belakang. Simak fungsi hingga penyakit yang mungkin terjadi pada tulang ekor berikut ini.

Tulang Ekor: Bentuk, Fungsi, dan Gangguan yang Mungkin Terjadi

Tulang ekor adalah batas akhir dari struktur tulang belakang. Dalam dunia medis, nama lain tulang ekor manusia adalah coccyx

Fungsi tulang ekor penting dalam memberikan kenyamanan saat kamu berdiri dan duduk. Fungsi ini tentunya bisa terganggu apabila tulang ekor mengalami cedera.

Yuk, kenali serba-serbi tulang ekor lebih dalam lewat ulasan berikut!

Bentuk Tulang Ekor

Struktur tulang belakang terdiri dari lima tulang, yaitu:

  • Tulang belakang leher
  • Tulang punggung tengah
  • Tulang punggung bawah
  • Tulang sakrum
  • Tulang ekor

Letak tulang ekor berada di ujung bawah tulang belakang dan berbentuk kecil menyerupai segitiga. Tulang ini terdiri dari 3-5 ruas tulang yang melebur menjadi 1.

Pertemuan antara ruas terakhir tulang sakrum dan ruas pertama tulang ekor membentuk sendi, yaitu sakrokoksigeal. Sendi ini menghubungkan tulang ekor dengan tulang belakang lainnya.

Berbeda dari tulang-tulang lainnya di struktur tulang belakang, tulang ekor dan sakrum tidak memiliki gerak karena ruas tulang tersebut bergabung bersama menjadi 5 tulang sakrum dan 4 tulang ekor.

Artikel Lainnya: Waspada! Nyeri Tulang Belakang Kerap Menyerang Usia Muda

Fungsi Tulang Ekor

Fungsi Tulang Ekor

Tulang ekor berfungsi penting dalam beberapa hal, seperti:

1. Tempat Melekatnya Jaringan Tubuh

Berdasarkan The Ochsner Journal, bagian sisi tulang ekor adalah tempat melekatnya beberapa otot, ligamen, dan tendon. Perlekatan jaringan lunak pada tulang ekor membantu menopang dasar panggul dan berkontribusi pada kontrol fungsi usus.

2. Mendukung Posisi Anus dan Panggul

Jaringan lunak yang melekat pada tulang ekor mendukung fungsi sfingter anus. Sfingter anus adalah otot yang membantu membuka atau menutup saat tinja dikeluarkan tubuh.

Selain itu, adanya sendi sakrokoksigeal pada tulang ekor juga meningkatkan diameter panggul saat wanita melahirkan.

3. Menopang Tubuh Saat Duduk

Dokter Devia Irine Putri menjelaskan, “Tulang ekor terletak di bawah tulang sakrum yang memiliki fungsi untuk menopang tubuh saat posisi duduk.”

Pada fungsi ini, tulang ekor dibantu oleh tuberositas iskiadika atau tulang melengkung yang membentuk bagian bawah panggul.

Bersandar ke belakang dalam posisi duduk dapat meningkatkan tekanan pada tulang ekor. Melakukan posisi tersebut dalam frekuensi yang sering dan lama berpotensi menyebabkan gangguan pada fungsi tulang ekor.

Artikel Lainnya: Waspada, Ini 10 Penyebab Tulang Ekor Sakit

Kondisi yang Bisa Mengganggu Fungsi Tulang Ekor

Kondisi yang Bisa Mengganggu Fungsi Tulang Ekor

Tulang ekor dapat mengalami beberapa kondisi yang mengganggu fungsinya. “Beberapa kondisi seperti peradangan, trauma, proses penuaan (degeneratif), kehamilan, dan vaginal birth dapat menyebabkan nyeri dan mengganggu fungsi tulang ekor,” tutur dr. Devia.

Penyakit pada tulang ekor yang bisa terjadi adalah nyeri tulang ekor atau koksidinia. Rasa nyeri bisa bervariasi, mulai dari nyeri tumpul (seperti ditekan atau diremas) hingga nyeri tajam (seperti ditusuk).

Terdapat tiga kondisi yang dapat menyebabkan koksidinia, yaitu:

  • Trauma eksternal: Memar, retak, atau dislokasi tulang ekor karena terjatuh
  • Trauma internal: Akibat melahirkan normal atau duduk pada permukaan keras dalam waktu lama
  • Lainnya: Akibat infeksi, pembengkakan, atau tumor

Beberapa gejala yang menandai kondisi tersebut seperti nyeri yang bertambah ketika duduk dalam durasi lama dan berubah posisi dari duduk menjadi berdiri. Selain itu, nyeri saat berhubungan seksual juga bisa menjadi tanda nyeri tulang ekor.

Kondisi itu dapat bertahan selama beberapa minggu hingga bulanan. Umumnya, kondisi ini dapat reda dengan perawatan alami di rumah.

Artikel Lainnya: Habis Terpeleset? Ini Bahaya dan Cara Mengatasinya

Yuk, #JagaSehatmu dengan rajin olahraga dan memenuhi asupan yang baik untuk tulang. Pola hidup sehat sangat penting untuk kesehatan tulang.

Selain itu, usahakan untuk tidak duduk terlalu lama tanpa diselingi dengan berdiri dan jalan-jalan sedikit. Hindari pula jalan sambil melihat gawai atau berlari pada lantai yang licin untuk menghindari risiko terjatuh.

Apabila kamu merasa sering sakit di bagian tulang ekor atau punggung bawah, jangan ragu berkonsultasi kepada dokter lewat layanan Tanya Dokter di aplikasi KlikDokter.

(FR/JKT)

Kesehatan Tulang
  • Lirette, L. S., Chaiban, G., Tolba, R., & Eissa, H. Diakses pada 2022. Coccydynia: An Overview of the Anatomy, Etiology, and Treatment of Coccyx Pain. The Ochsner Journal14(1), 84–87.
  • Mostafa E, Varacallo M. Diakses pada 2022. Anatomy, Back, Coccygeal Vertebrae. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing.
  • National Cancer Institute. Diakses pada 2022. Sphincter.
  • Diakses pada 2022. Sacrococcygeal Joint.
  • Cleveland Clinic. Diakses pada 2022. Coccydynia.
  • Eddy, Purnomo. Diakses pada 2022. Anatomi Fungsional. Penerbit Lintang Pustaka Utama Yogyakarta.