Saraf

Ini Dia Penyebab Tubuh Gemetar Setelah Minum Kopi

dr. Astrid Wulan Kusumoastuti, 30 Okt 2020

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Pernahkah Anda merasa gemetar setelah minum kopi? Kira-kira apakah penyebabnya? Ketahui penyebab gemetar setelah minum kopi di sini.

Ini Dia Penyebab Tubuh Gemetar Setelah Minum Kopi

Saat ini kopi menjadi salah satu minuman yang paling digemari. Selain bikin segar, minuman berkafein ini juga dapat meningkatkan konsentrasi. 

Namun terkadang, tubuh justru gemetar usai konsumsi kopi. Apa penyebab gemetar setelah minum kopi?

Kafein yang masuk ke dalam tubuh memberikan efek simultan yang dapat merangsang sistem saraf pusat di dalam otak. 

Namun, selain dampak positif tersebut, konsumsi kafein juga dapat memberikan dampak negatif, termasuk tubuh gemetar.

Hal tersebut berkaitan dengan tubuh yang memberikan respons dan tanda bahwa sudah terjadi overdosis. 

Karena sifatnya merangsang sistem saraf pusat, konsumsi kopi yang berlebihan memberikan sinyal kepada sistem saraf pusat untuk bekerja lebih keras.

Selanjutnya otot-otot di dalam tubuh pun terangsang untuk bergerak di luar kendali. Inilah penyebab tubuh gemetar, yang sering terjadi di area tangan atau bahkan di seluruh tubuh.

Untuk menghindari gemetar karena kopi, konsumsi minuman hitam ini dalam jumlah yang wajar. 

Batasan aman tubuh orang dewasa dapat menoleransi kafein adalah 200-300 mg/hari, atau setara dengan 2-4 gelas per hari.

Artikel Lainnya: Ini Alasan Tidak Boleh Minum Kopi Saat Perut Kosong

1 dari 2

Gejala Overdosis Kafein Lainnya

Tak hanya gemetar, ada berbagai gejala fisik lainnya yang dapat timbul akibat overdosis kafein. Gejalanya pun beragam mulai dari gejala awal yang ringan hingga yang berat.

Gejala tersebut di antaranya adalah:

Artikel Lainnya: Kiat Agar Tak Deg-degan Saat Minum Kopi

2 dari 2

Cara Menghindari Gemetar Setelah Minum Kopi

Setelah memahami penyebab gemetar setelah minum kopi, Anda tentu tidak ingin hal tersebut terjadi, bukan? Nah, cara-cara berikut beberapa bisa diterapkan:

  • Batasi Jumlah Kopi yang Dikonsumsi

Seperti yang telah dijelaskan, orang dewasa biasanya dapat mengonsumsi kafein sekitar 2-4 cangkir per hari tanpa timbul gejala. Untuk itu, batasi konsumsi kafein harian Anda jika tidak ingin gejala gemetar muncul.

  • Minum Banyak Air Putih

Imbangi konsumsi kopi dengan banyak minum air putih. Meski sama-sama cairan, berusaha mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan kopi tidaklah bijak.

Jika Anda sudah mengonsumsi banyak kopi, minumlah air putih yang banyak untuk menetralkan kafein dalam tubuh. Hal tersebut penting agar gejala tidak timbul.

  • Waspada Minuman Lain

Ingat, kafein tidak hanya terdapat dalam kopi. Berbagai minuman lain, seperti teh, minuman bersoda, dan minuman berenergi, kerap mengandung kafein di dalamnya.

Oleh karena itu, hindari mengonsumsi minuman jenis tersebut lagi jika Anda sudah menenggak banyak kopi dalam satu hari.

Artikel Lainnya: Mana Lebih Aman, Kopi Arabika atau Robusta?

  • Rehat

Saat rehat minum kopi, cobalah untuk berjalan sebagai cara untuk menyalurkan energi. Anda pun tidak gelisah akibat efek overdosis kafein.

Jika tubuh gemetar akibat konsumsi kopi tak kunjung berhenti, segera konsultasikan dengan dokter secara langsung. 

Dokter akan memeriksa fisik Anda secara menyeluruh dan menentukan penanganan selanjutnya.

Itulah penyebab gemetar setelah minum kopi. Jika Anda merasakan gejala gemetar usai minum kopi di area tangan atau tubuh, segera hentikan. 

Lebih baik, perbanyak konsumsi air putih dalam untuk menetralkan tubuh setelah minum kopi.

Jangan lewatkan info-info seputar kesehatan, tips gaya hidup, dan nutrisi dengan mengunduh aplikasi Klikdokter.

(HNS/AYU)

kopi