Reproduksi

7 Cara Agar Pemeriksaan Pap Smear Lebih Nyaman

Beberapa wanita merasa tak nyaman menjalani pap smear. Termasuk pemeriksaan penting, lakukan cara ini agar pap smear lebih nyaman.

7 Cara Agar Pemeriksaan Pap Smear Lebih Nyaman

Tak sedikit wanita yang merasa tak nyaman melakukan pap smear. Padahal, pemeriksaan ini dapat menyelamatkan wanita dari kematian akibat kanker serviks yang terlambat terdeteksi. Kekhawatiran akan ketidaknyamanan prosedur pap smear bisa diatasi dengan beberapa cara.

Pap smear atau Pap test merupakan pemeriksaan yang dilakukan untuk mendeteksi kanker serviks atau kanker leher rahim. Serviks merupakan jaringan yang berbentuk saluran yang menghubungkan rahim dengan vagina.

Meski durasi pap smear tergolong singkat, tetapi pemeriksaan tersebut bisa menimbulkan rasa tak nyaman, bahkan memicu beberapa perasaan negatif bagi sebagian wanita. Bahkan, bukan tak mungkin ada wanita yang enggan mengulang tes tersebut sesuai anjuran.

Jika prosedur pap smear untuk pertama kalinya, simak tips di bawah ini untuk mengusir rasa takut dan tak nyaman.

  1. Cari Tahu Tentang Prosedur Pap Smear

Sebelum melakukan tes pap smear, pahami betul tentang pemeriksaan tersebut, mulai dari proses hingga tujuannya.

Gambarannya kurang lebih seperti ini: Anda akan diminta untuk melepas celana dalam, lalu duduk atau berbaring di kursi pemeriksaan dengan posisi kaki terbuka yang disandarkan pada sandaran kaki.

Artikel lainnya: Apa Bedanya Pemeriksaan Pap Smear dan IVA?

Kemudian, dengan izin dari Anda, dokter akan memasukkan alat spekulum untuk memastikan dinding vagina tetap terbuka untuk memudahkan akses ke leher rahim. Ada kemungkinan dokter akan beberapa kali meminta Anda untuk menyesuaikan posisi.

“Ada rasa cemas yang timbul karena masuknya spekulum ke dalam vagina serta penempatannya. Walaupun dokter pada umumnya akan menggunakan spekulum terkecil, tetapi tak perlu sungkan menanyakan tersebut agar Anda lebih yakin dan tenang,” kata dr. Nabila Viera Yovita dari KlikDokter.

Selain itu, Anda juga bisa minta untuk spekulum dihangatkan terlebih dulu.

“Spekulum bersifat dingin karena terbuat dari besi, apalagi jika alat tersebut berada dalam ruangan ber-AC bisa makindingin. Anda boleh bertanya jika spekulum tersebut bisa dihangatkan dengan diliri air hangat terlebih dulu,” lanjutnya.

Selanjutnya, dokter akan mengambil sampel cairan dengan menggunakan alat spatula dan sikat untuk mengangkat sedikit sel serviks. Pada proses ini biasanya akan timbul rasa yang kurang nyaman.

Sel serviks yang sudah diambil akan langsung diberikan ke laboratorium, yang selanjutnya akan diuji lebih lanjut untuk mengetahui apakah sel mengandung sel abnormal. Setelah pemeriksaan selesai, beberapa wanita mungkin akan merasakan nyeri dan kram di area vagina. Keluhan tersebut tergolong normal.

Artikel lainnya: Wanita Enggan Lakukan Pap Smear, Apa Alasannya?

  1. Ketahui Manfaatnya

Dikatakan oleh dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, pap smear secara khusus ditujukan untuk wanita yang sudah menikah aktif secara seksual. Namun, wanita dewasa muda yang belum menikah tapi ingin menjalani tes ini juga boleh (minimal usia 21 tahun).

Sebelum tes, manfatkan smartphone Anda untuk mencari tahu informasi terkait manfaat dari pemeriksaan pap smear.

“Kalau sudah tahu apa saja manfaat pap smear, biasanya rasa nyaman dan takut saat hendak menjalani tes tersebut akan hilang,” kata dr. Sepriani.

  1. Kosongkan Kandung Kemih

Kata dr. Nabila, kandung kemih yang penuh justru buat Anda jadi tidak nyaman selama proses test pap smear dilakukan. Namun sebelum buang air kecil, tanyakan kepada petugas medis yang mendampingi Anda, apakah dokter memerlukan sampel urine yang diambil sebelum Anda buang air kecil sehingga dapat disisihkan.

Artikel lainnya: Saat Terbaik Pap Smear untuk Deteksi Dini Kanker Serviks

  1. Minum Air Putih Secukupnya

Minum air putih sebelum melakukan pap smear juga dipercaya mampu membuat Anda jadi lebih relaks dan tenang selama proses pemeriksaan berlangsung. Selain itu, minum air putih juga bisa membuat area vagina jadi lebih lembap dan basah, sehingga ketika proses memasukkan spatula tidak akan terasa sakit.

  1. Jangan Sungkan untuk Minta Didampingi

Jika ini adalah kali pertama kalinya Anda melakukan pap smear, tanyakan kepada dokter apakah saat pemeriksaan Anda bisa didampingi oleh orang terdekat yang Anda percaya. Biasanya, adanya pendamping bisa membuat Anda lebih relaks.

  1. Pilih dokter yang Membuat Anda Merasa Nyaman

Anda harus rajin bertanya sana-sini atau membaca forum atau diskusi terkait pap smear tentang rekomendasi dokter yang tak cuma ahli, tetapi bisa menciptakan rasa nyaman.

“Ketika mendapatkan dokter dengan pendekatan yang baik membuat Anda merasa nyaman, secara tidak langsung Anda juga jadi akan merasa tenang saat pemeriksaan,” ujar dr. Sepriani.

Artikel lainnya: 5 Hal Yang Perlu Anda Tahu Tentang Pap Smear

  1. Tunda Pap Smear Jika Darah Haid Masih Banyak

Meski bisa dilakukan saat sedang haid, tetapi aliran darah haid yang masih banyak bisa mengacaukan pemeriksaan sel serviks. Sebaiknya tunda dulu sesuai anjuran dokter.

Jangan takut untuk melakukan pap smear. Meski ada potensi rasa tak nyaman, tetapi itu tak sebanding dengan manfaatnya, yaitu sebagai upaya deteksi dini kanker serviks yang bisa mematikan. Jadikan cara-cara di atas sebagai panduan agar pemeriksaan pap smear yang akan Anda lakukan jadi lebih relaks dan nyaman.

Hubungi Dokter KlikDokter untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai prosedur dan tempat yang tepat untuk melakukan Pap Smear, atau dapat langsung Booking RS, Klinik dan Lab KlikDokter.

(RN)

Pap Smear
Kanker
Kanker Serviks